Berita

Revitalisasi Lahan Kering Melalui Sistem Pertanian Terpadu Lahan Kering Iklim Kering

Pin It

Kegiatan Revitalisasi Lahan Kering melalui Sistem Pertanian Terpadu Lahan kering merupakan satu langkah untuk memanfaatkan dan mengoptimalkan penggunaan lahan kering yang sumber daya manusia dan sumberdaya alamnya sangat terbatas. Kegiatan ini nantinya diharapkan mampu untuk mengatasi kemelut yang selama ini dirasakan petani lahan kering. BPTP NTB telah melakukan koordinasi dengan dinas terkait, mengadakan pertemuan kelompok tani dan persiapan lahan untuk penanaman mendukung kegiatan Sistem Pertanian Terpadu Lahan Kering Iklim Kering (SPT-LKIK) di Kecamatan Suela Kabupaten Lombok Timur, yang dilaksanakan pada hari Selasa, 19 April 2011. Kegiatan difokuskan untuk mendiskusikan persiapan lokasi dalam rangka display teknologi usahatani lahan kering yang direncanakan akan dicanangkan oleh Menteri Pertanian RI pada bulan Juni yang akan datang.

Persiapan dan pengawalan kegiatan Teknologi Sistem Pertanian Terpadu Lahan Kering Iklim Kering (SPT-LKIK) diawali pembinaan kelompok tani, di Desa Persiapan Jeringo yang dihadiri oleh  15 orang anggota kelompok tani.  Topik yang didiskusikan pada pertemuan tersebut tentang persiapan lokasi perbenihan jagung komposit dan varietas yang lain yang akan di budidayakan pada lokasi tersebut. Dalam pertemuan ini ditekankan petani perlu waspada  terhadap serangan Organisme Pengganggu Tanaman (OPT) yang akhir-akhir ini sangat merugikan petani. Untuk menghindari kerugian atas serangan OPT ini perlu diamati secara berkala dan lakukan pengendalian secara ramah lingkungan. Peserta pertemuan berharap diadakan pelatihan manajemen pemeliharaan sapi skala bisnis, baik untuk penggemukan maupun pembibitan. Selain itu anggota kelompok tani mengharapkan juga di adakan pelatihan pembuatan pupuk kompos dan Biogas.  (Sumber : H. Sahram & H. Suriadi)

Web Analytics