Berita

Anggota Sambut Gembira Pembagian SHU 2010 KPRI CWS BPTP NTB

Pin It

Rapat Anggota Tahunan (RAT) Koperasi Pegawai RI KPRI “Cipta Warga Sejahtera” Balai Pengkajian Teknologi  Pertanian  NTB untuk Tahun Buku 2010 dilaksanaknan pada hari sabtu, 26 Maret 2011 di ruang  sidang  utama BPTP NTB.

RAT KPRI “Cipta Warga Sejahtera” BPTP NTB Tahun ini dihadiri oleh sebagian besar pegawai BPTP NTB, hadir juga dalam acara tersebut KetuaKoperasi  Pegawai RI Cabang Lombok Barat, serta Dinas Koperasi, UKM dan Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Lombok Barat serta  Pengurus KPRI di sekitar BPTP NTB.

Dalam sambutannya kepala Dinas Koperasi UKM dan Perindustrian dan perdagangan Lombok Barat menyampaikan ucapan selamat kepada pengurus KPRI “Cipta Warga Sejahtera” BPTP NTB atas terlaksananya RAT Tahun Buku 2010 tepat waktu, kepala Dinas juga menyampaikan apresiasi terhadap 45 koperasi yang sudah melaksanakan RAT tahun buku 2010 termasuk 15 KPRI.

Jumlah koperasi yang tercatat pada kantor Dinas Koperasi, UKM dan Perdagangan dan Perindustrian Lombok Barat 380 koperasi, yang sudah melakasnakan RAT hanya 75 koperasi untuk tahun buku 2009, untuk KPRI berada di wilayah kerja Dinas Koperasi, UKM dan Perdagangan dan Perindustrian Lombok Barat berjumlah 46 koperasi dan yang  telah bergabung  dalam PKPRI Lombok Barat sejumlah 30 KPRI. Dinas Koperasi, UKM dan Perdagangan dan Perindustrian Lombok Barat menyadari kurangnya koperasi yang melaksanakan RAT untuk tahun buku 2010 karena terbatasnya pembinaan yang dilakukan, jumlah SDM Pembina yang kurang sekitar 25 orang tidak sebanding dengan jumlah koperasi yang akan dibina serta keterbatasan dana. Sementara itu Ketua Koperasi Pegawai RI Lombok Barat menyampaikan apresiasi positif terhadap KPRI CWS BPTP NTB karena KPRI termasuk koperasi yang banyak melaksanakan RAT untuk tahun buku 2010 dan sehat dilihat dari penambahan jumlah aggotanya, perkembangan modal usaha, melaksanakan RAT tepat waktu. Dengan pelaksanaan RAT ini anggota akan dapat mengevaluasi kinerja pengurus koperasi dan badan pengawasnya, semakin besarnya jumlah nilai peminjaman per anggotanya. Anggota tidak akan tertarik untuk mengajukan kredit ke koperasi bila tidak ada manfaat yang dirasakannya, namun disisi lain Ketua PKPRI mengharapkan kiranya pelayanan terhadap anggota harus terus di tingkatkan guna mempercepat pelayanan anggota, dan diharapkan pula untuk tidak bergerak di usaha simpan pinjam saja, tetapi harus dicarikan peluang unsaha produktif lainnya guna memberbesar modal koperasi.

Pada akhir RAT tahun buku 2010 KPRI “Cipta Warga Sejahtera” BPTP NTB disepakati beberapa hal antara lain; SHU Tahun 2010 dibagi semua, mendaptkan THR sebesar Rp. 250.000, trasportasi Rp. 100.000 dan kedepan diharapkan koperasi ini terus dapat mengembangkan diri guna melayani kebutuhan anggota dengan cepat. Berdasarkan SHU bervariasi berdasarkan jasa anggota berkisar antara Rp. 600.000 – Rp. 1.500.000,-. (sumber : Awaluddin)

Web Analytics