Berita

Sosialisasi Pendampingan SL-PTT Padi, Jagung, dan Kedelai di 6 Kabupaten/Kota di NTB

Pin It

Pendampingan SL-PTT kedelai oleh Balai Pengkajian Teknologi Pertanian (BPTP) NTB, merupakan upaya untuk mempercepat proses adopsi teknologi PTT Padi, Jagung, dan Kedelai dalam skala luas, melalui penyediaan teknologi siap pakai dan proses pembelajaran di Sekolah Lapang. Mengingat jumlah tenaga peneliti dan penyuluh serta terbatasnya biaya yang tersedia, maka kemungkinan besar sangat sulit untuk dilaksanakan pendampingan pada semua unit SL-PTT Padi, Jagung, dan Kedelai, yang begitu luas dan tersebar di 10 Kabupaten/Kota se NTB. Oleh karenanya dukungan para pemandu lapang (PPL, POPT,  PBT, dan Dinas /Instansi terkait), sangat penting artinya dalam rangka mensukseskan program pendampingan SL-PTT ini di seluruh lokasi pendampingan.Dalam upaya memantapkan kesiapan para pemandu lapang (PPL, POPT, PBT, dan Dinas / Instansi terkait) di seluruh lokasi pendampingan, BPTP-NTB memandang perlu untuk melakukan sosialisasi mengenai wujud pendampingan SL-PTT yang menjadi tugas dan kewajiban BPTP-NTB dalam melaksanakan pendampingan khususnya di 60 % unit SL-PTT padi, jagung, dan kedelai yang ada di 10 Kabupaten/Kota Provinsi NTB, dengan tujuan untuk menyamakan persepsi dan implementasi tentang PTT, serta pola pendampingan SL-PTT padi, jagung, dan kedelai oleh BPTP-NTB.

Sosialisasi ini dilaksanakan dalam dua tahap, tahap pertama pada bulan Juli 2010 di 4 Kabupaten/Kota yaitu : Kota Bima, Kabupaten Bima, Kabupaten Dompu, dan Kabupaten Sumbawa. Sedangkan tahap kedua dilaksanakan pada bulan Nopember 2010 di 6 Kabupaten/Kota yaitu : seperti terlihat pada tabel di bawah ini :

Kabupaten/Kota Tanggal
Jumlah Peserta
Tempat Pertemuan
Sumbawa Barat 15-11-2010 50 orang Aula Dinas Pertanian dan Peternakan
Lombok Timur 18-11-2010 100 orang Asrama Haji Lotim
Lombok Tengah 22-11-2010 100 orang BBU Padi dan Palawija Loteng
Lombok Utara 23-11-2010 50 orang Aula Kampus NW Lombok Utara
Lombok Barat 29-11-2010 100 orang Aula Pertemuan BPTP NTB
Kota Mataram 30-11-2010 50 orang Aula Petermuan BP5K Kota Mataram

 

Adapun peserta sosialisasi terdiri dari Kepala BPTP-NTB  beserta  penanggung jawab SL-PTT Padi, Jagung, dan Kedelai, Dinas Pertanian Kabupaten, Badan Pelaksana Penyuluhan Kabupaten, Kaepala UPTD, Kepala UPTB Kecamatan, Koordinator PPL, PPL, POPT, dan PBT yang ada diseluruh lokasi pendampingan.

Materi pokok dalam sosialisasi pendampingan SL-PTT padi, jagung, dan kedelai ini adalah arahan Kepala BPTP-NTB (Dr. Ir. Dwi Praptomo S, MS), dan penjelasan teknis tentang operasional bentuk-bentuk pendampingan SL-PTT; Kepala BPTP-NTB (Dr. Ir. Dwi Praptomo S, MS) dalam arahannya mengatakan bahwa program SL-PTT ini adalah merupakan program terpadu lingkup pertanian yang harus didukung oleh semua pihak, oleh karenanya koordinasi yang baik antara BPTP, Dinas Pertanian dan para petugas lapangan sangat diharapkan agar pelaksanaan pendampingan dapat berjalan sesuai dengan yang diharapkan. Bentuk operasional program pendampingan SL-PTT padi, jagung, dan kedelai  oleh BPTP-NTB, yaitu:1). Penyediaan Petunjuk Teknis Teknologi PTT dan Petunjuk Teknis Pelaksanaan Pendampingan SL-PTT padi, jagung, dan kedelai, 2). Penyediaan materi informasi, 3). Sebagai Pelatih pada PL II dan PL III, 4). Sebagai Narasumber Teknologi PTT bagi semua pihak yang membutuhkan khususnya para pemandu lapang III, 5). Melaksanakan Demonstrasi Plot PTT di semua Kabupaten/ Kota, dan 6). Melaksanakan Uji Adaptasi Varietas Unggul Baru(VUB) di 60 % unit lokasi pendampingan SL-PTT .

Diharapkan dengan adanya sosialisasi, pelaksanaan pendampingan SL-PTT padi, jagung, dan kedelai yang dilaksanakan di 10 Kabupaten/ Kota ini, persepsi dan inplementasi tentang pemahaman teknolgi PTT, dan pola pendampingan SL-PTT padi, jagung, dan kedelai oleh BPTP-NTB,  menjadi lebih jelas dan lebih operasional. (Sumber : Noor Inggah)

 

Web Analytics