Berita

Presepsi Petani dan PPL Terhadap Program SL-PTT di Kota Bima

Pin It

Program SL-PTT Padi, jagung, dan kedelai yang menjadi program andalan dan unggulan Kementerian Pertanian berdampak positif bagi perubahan perilaku dan pengetahuan petani tentang teknologi pertanian. Badan Litbang Pertanian melalui BPTP NTB terus melakukan koordinasi dan komunikasi dengan Dinas/Badan terkait, mensukseskan program tersebut. Pembinaan dan pendampingan yang dilakukan oleh BPTP dan PPL terus ditingkatkan dan telah memberikan dampak yang signifikan terhadap peningkatan produksi dan produktivitas tanaman, demikian penuturan Bapak Muhaimin ketua kelompok tani La Nao, Kelurahan Kendo Kecamatan Raba Kota Bima yang di wawancarai di lokasi.

Dari hasil wawancara, dari luas lahan demplot padi IP-400 milik bapak Muhaimin 1 ha mampu berproduksi 7.2 ton/ha untuk varietas Inpari I, sedangkan varietas cigeulis 8.6 ton/ha, sementara untuk demplot VUB produksi hasilnya 9.6 ton/ha varietas Inpari I dan 10.8 ton/ha untuk varietas cigeulis gabah kering panen, sementara verietas Ciherang sebagai control hanya mampu berpoduksi 6.2 ton/ha.

Kepala BPP Rasanae Timur, Muhtar, A.Md, sangat mendukung program yang dikembangkan oleh Kementerian Pertanian untuk mendukung swasembada padi dan tetap menjadikan NTB sebagai daerah lumbung beras. Kepala BPP juga memberikan apresiasi terhadap pembinaan yang dilakukan oleh BPTP NTB melalui penempatan petugas dilapangan, karena langsung terjun memberikan contoh teknologi SL-PTT. (Awaludin dan Prisdiminggo)

Web Analytics