Berita

Evaluasi Kegiatan ACIAR Kentang di Nusa Tenggara Barat

Pin It

Setelah berlangsung selama lebih kurang dua tahun, kegiatan ACIAR kentang AGB/2005/167 “Mengoptimalkan Hasil Produksi pada Sistem Penanaman Kentang/Brassica/Allium di Sulawesi Selatan dan Nusa Tenggara Barat” melakukan evaluasi melalui kegiatan Review Meeting pada tanggal 20 September 2010 di Mataram. Kegiatan yang dibuka langsung oleh Kepala BPTP NTB, Dr. Ir. Dwi Praptomo S., MS. tersebut dihadiri oleh semua stakeholders yang terlibat dalam kegiatan seperti Department of Agriculture and Food Western Australia (DAFWA), Dinas Pertanian Tanaman Pangan dan Hortikultura Provinsi NTB, Dinas Pertanian dan Peternakan Kabupaten Lombok Timur, BPSB TPH Provinsi NTB, Karantina Pertanian Kelas I Mataram, UPTD dan UPTB Kecamatan Sembalun, serta perwakilan petani dari Kelompok Tani Hortikultura Sembalun Lawang (Horsela).

Review Meeting tersebut diisi oleh berbagai presentasi dan pemutaran video. Presentasi tentang dampak kegiatan ACIAR kentang disampaikan oleh Ir. Kunto Kumoro selaku Project Coordinator ACIAR Kentang, dilanjutkan dengan pemaparan pengalaman petani sembalun bekerjasama dalam kegiatan ACIAR kentang yang disampaikan oleh Ketua Kelompok Tani Horsela, Minardi, beserta dua orang anggota kelompok Horsela. Selain itu, Project Leader ACIAR Kentang, Dr. Terry Hill dari DAFWA memaparkan materi tentang evaluasi kegiatan ACIAR kentang dan rencana tindak lanjutnya. Pada sesi siang, Sekretaris Dinas Pertanian Tanaman Pangan dan Hortikultura, Ir. H. Usman Fauzi, MM., menyampaikan presentasi tentang skema perbenihan kentang untuk petani di Sembalun, dan Kepala Balai Karantina Pertanian Kelas 1 Mataram, Ir. M. Samsul Hedar, menyampaikan materi tentang perkembangan regulasi untuk perbenihan kentang di Nusa Tenggara Barat.

Acara yang berlangsung dalam suasana hangat dan akrab tersebut akhirnya ditutup secara resmi oleh Sekretaris Dinas Pertanian Tanaman Pangan dan Hortikultura Provinsi NTB dengan harapan semoga kegiatan ACIAR kentang di Provinsi Nusa Tenggara Barat bisa dilanjutkan sampai beberapa tahun ke depan karena petani-petani kentang di Sembalun masih membutuhkan bimbingan dari ACIAR dan BPTP NTB dalam melaksanakan usaha taninya. Pada hari kedua, tim ACIAR dan BPTP NTB melakukan evaluasi bersama dengan semua petani kooperator dalam kegiatan ACIAR Kentang di Desa Sembalun Lawang – Kecamatan Sembalun Kabupaten Lombok Timur.   (Sumber : Bq Nurul Hidayah)

Web Analytics