Berita

EKSPOSE DAN OPEN HOUSE BPTP NTB (Wakil Gubernur NTB : Petani merasa aman bila didampingi Penyuluh/Peneliti)

Pin It

Kegiatan Ekspose dan Open House BPTP NTB Tahun 2010 dilaksanakan tanggal 21 – 22 Juli di BPTP NTB, Narmada, dirangkaikan dengan Penutupan Hari Krida Pertanian ke-38 tingkat Provinsi NTB.

Kepala BPTP NTB Dr. Ir. Dwi Praptomo S, MS dalam sambutannya pada Pembukaan Ekspose dan Open House menyampaikan bahwa kegiatan ini bertujuan untuk mempercepat penyebaran inovasi teknologi hasil pengkajian BPTP NTB dan Balit komoditas yang telah diteliti dan prospektif bagi program pengembangan Pertanian di Nusa Tenggara Barat ; Sebagai ajang tukar munukar informasi dengan pengguna antara lain seperti :  PEMDA, Petani, Petugas/Penyuluh Pertanian, masyarakat dan pelaku agribisnis; serta memperoleh umpan balik dari pengguna inovasi teknologi.

Acara Ekpose dan Open House dan sekaligus penutupan hari Krida Pertanian dibuka secara resmi oleh Wakil Gubernur Provinsi Nusa Tenggara Barat, Ir. Badrul Munir, MM. Dalam kata sambutannya Wakil Gubernur Provinsi NTB mengatakan daerah ini dihela oleh sektor parawisata, pertanian dan infrastruktur. Tidak bisa terwujud tanpa ada keterpaduan ke tiga pilar ini. “Suatu daerah akan maju tidak selamanya ditentukan oleh berlimpahnya sumber daya alam, akan tetapi ditentukan oleh profesionalisme Sumberdaya Manusianya dalam berkarya dan berinovasi”, ujar  Ir. Badrul Munir, MM.

Menyinggung soal penyuluhan, Wakil Gubernur mengingatkan bahwa revitalisasi penyuluhan sangat penting karena petani selalu ingin didampingi oleh penyuluh dan peneliti, karena petani lebih percaya diri kalau ada yang mendapinginya. Kenyataan ini berdasarkan permintaan petani disetiap kunjungan Wakil Gubernur ke lapangan. Kreativitas petani jangan sampai kalah oleh teknologi yang lebih maju tetapi jangan mengeluarkan biaya yang tinggi, ujar Wakil Gubernur.

Acara pembukaan yang dihadiri sekitar 500 orang, sebagian besar adalah Petani, SMD, Gapoktan, pelajar, petugas, penyuluh, undangan swasta, PT, dan undangan lainnya cukup merasa puas karena disamping pameran juga diadakan demonstrasi teknologi yang meliputi : demonstrasi pembuatan Kelor Mineral Blok (KMB), pengobatan scabies dan demo aneka olahan pertanian meliputi : pembuatan tempe jagung, susu jagung, aneka olahan dari ubi dan lainnya.

Acara pameran yang dirangkaikan dengan Penutupan Hari Krida Pertanian diikuti oleh Dinas Pertanian dan Hortikultura, Peternakan dan Kesehatan Hewan, Badan Ketahanan Pangan, Dinas Kelautan dan Perikanan, Dinas Pekerbunan, Balai Karantina Pertanian dan SPP Negeri Mataram. Tidak hanya itu peserta pameran juga diramaikan oleh mitra swasta dan kelompok wanita tani binaan program P4MI Lombok Timur.

Beberapa hasil kegiatan-kegiatan BPTP yang disajikan dalam Ekspose dan Open House adalah : Gelar Teknologi dan Visitor Plot berbagai varietas unggul padi, jagung, kacang tanah, kacang hijau, kedelai, manajemen pemeliharaan sapi dan penelitian sapi beranak kembar, budidaya kambing PE, Ayam Arab, Itik MA, biogas, kompos, pengolahan hasil, telur asin. Yang baru dan menarik yang dipamerkan dalam Ekspose dan Open House ini adalah proses pembuatan pakan suplemen  Kelor Mineral Blok (KMB). Sebelumnya yang sudah cukup dikenal adalah Urea Mineral Blok.  Kelebihan KMB, adalah pada kandungan proteinnya yang berasal dari tepung  kelor. (Sumber : Prisdiminggo & Farida Sukmawati M)

 

Web Analytics