Berita

Workshop Pendampingan Action Research Facility (ARF) Mendukung FMA di Kabupaten Program FEATI BPTP NTB

Pin It

Workshop pendampingan AFR mendukung FMA dilaksanakan di tiga kabupaten di P. Sumbawa dari tanggal 13 – 15 Juli 2010 di Kabupaten Sumbawa, Dompu dan Bima. Peserta yang diundang masing-masing kabupaten adalah Penyuluh Swadaya dan UP-FMA desa wilayah FEATI. Acara dibuka oleh Kepala Badan Pelaksana Penyuluhan, Perikanan dan Kehutanan yang dalam arahannya menyatakan bahwa UP-FMA sekarang mempunyai tantangan yang berat, karena mulai tahun ini sudah ada kriteria bagi UP-FMA dimana yang berprestasi bagus (A) akan mendapat pendanaan yang berbeda dengan UP-FMA yang memiliki criteria B (cukup) dan C (cukup tapi dipertimbangkan). Dengan dasar inilah diharapkan UP-FMA melihat dengan jeli permasalahan-permasalahan dan potensi di desanya masing-masing untuk diangkat menjadi judul proposal kegiatan. Selain itu, kelembagaan dalam UP-FMA juga harus betul-betul solid dan proses pembelajarannya terlihat konkrit dalam arti ada perubahan perilaku dan pola fikir masing-masing anggotanya. Dalam mengangkat permasalahan-permasalahan dan potensi desa UP-FMA harus betul-betul jeli menganalisanya sehingga potensi-potensi yang ada di wilayahnya masing-masing dapat dijalankan, dilaksanakan dengan sungguh dan berjalan dengan baik, dapat berkembang di kemudian serta dapat meningkatkan kesejahteraan anggotanya. BPTP telah bersusah payah mengenalkan inovasi teknologi sampai pada tingkat bawah, hal ini hendakanya dicermati betul dan dapat diterapkan sesuai wilayahnya. Bila perlu bagi FMA-FMA yang memiliki kegiatan yang sama (penggemukan sapi misalnya) dapat membentuk asosiasi agar supaya tidak kerepotan masalah pasar. Setelah ini berjalan dengan baik langkah selanjutkan dapat mengakses kepada lembaga permodalan.

Materi workshop yang disampaikan selain konsep tentang ARF juga mengevaluasi bagi FMA yang telah melaksanakan uji coba ARF. Di Pulau Sumbawa hampir setiap kecamatan dilakukan uji coba AFR sehingga evaluasi perlu dilaksanakan agar ada umpan balik serta mencari informasi yang selama ini belum diketahui. Selain itu, juga dilakukan evaluasi terhadap efektivitas dan manfaat media informasi yang didistribusikan ke Penyuluh Swadaya dan UP-FMA (Sudarto).

 

Web Analytics