Berita

Sosialisasi Pendampingan SL-PTT Padi, Jagung dan Kedelai di Kabupaten Dompu

Pin It

Kegiatan sosialisasi pendampingan SL-PTT padi, jagung dan kedelai di kabupaten Dompu dilaksanakan pada hari Senin, 12 Juli 2010 bertempat di gedung PKK kabupaten Dompu. Acara sosialisasi diikuti oleh 54 orang Penyuluh Lapangan lokasi pendampingan, masing-masing Koordinator BPP, KCD, POPT, PBT dan tim teknis SL-PTT dari Dinas Pertanian. Acara dibuka oleh Kepala Dinas Pertanian kabupaten Dompu Ir. H. M. Syaiful, MSi dalam sambutannya menyatakan bahwa Dinas Pertanian kabupaten Dompu memberikan apresiasi dan penghargaan yang tulus kepada Tim BPTP NTB atas diselenggarakannya sosialisasi ini karena para penyuluh dan petani sebagai tulang punggung keberhasilan pertanian di tingkat desa mendapat pemahaman tentang SL-PTT. Berkaitan dengan hal tersebut sosialisasi diharapkan tidak pernah henti-hentinya dilaksanakan terutama yang menyangkut teknis, karena disamping para penyuluh punya kepentingan pada program tersebut juga adanya persoalan-persoalan teknis yang perlu dipecahkan bersama. Kepentingan yang dimaksud yakni merealisasikan kebijakan nasional untuk meningkatkan produksi padi, jagung dan kedelai secara nasional. Sasaran produksi dalam program SL-PTT : padi non hibrida dan padi gogo : 0,5 – 1 t/ha ; padi hibrida 2,0 t/ha ; jagung 2 t/ha dan kedelai 0,5 t/ha. Sedangkan persoalan yang dihadapi yakni persoalan SDM terutama petani sebagai pelaku utama harus dirubah perilaku dan pola pikir melalui SL ini sehingga pencapaian target dapat terpenuhi serta penerapan teknologi bisa dilaksanakan oleh petani artinya teknologi yang diterapkan adalah teknologi tepat guna, murah dan mudah diterapkan. Oleh karena itu peranan para penyuluh pendamping sangat penting untuk merealisasikan program dan meningkatkan produksi sehingga diharapkan jangan bosan-bosan mencari sumber teknologi baik di BPTP maupun sumber informasi lain dan mengaplikasikan di lapangan.

Sementara Ir. Achmad Muzani selaku Tim Manajemen dan sekaligus mewakili Ka Balai menyatakan pendampingan penerapan teknologi dilapangan dilaksanakan oleh sejumlah institusi dalam tim pendamping lapang (PPL, POPT dan PBT), dan BPTP dalam kegiatan tersebut juga menempatkan detasir yang dibantu oleh peneliti dan penyuluh pada masing-masing kabupaten/kota lokasi SL-PTT. Tujuan program SL-PTT adalah untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan petani peserta SL-PTT , mempercepat adopsi teknologi dengan pendekatan PTT pada sasaran kelompok tani pelaksana secara berkelanjutan, meningkatkan koordinasi dan keterpaduan pelaksanaan pendampingan dari tingkat propinsi hingga ke tingkat lapangan, serta meningkatkan produktivitas padi, jagung dan kedelai berdasarkan target yang telah ditetapkan.

Materi yang disampaikan yaitu meliputi petunjuk teknis pendampingan dan cara pengumpulan data yang disampaikan oleh masing-masing penanggung jawab kegiatan dari BPTP NTB, kemudian dilanjutkan dengan diskusi (Sudarto).

 

Web Analytics