Berita

Pertemuan Bulanan PMT PUAP NTB di Kabupaten Sumbawa

Pin It

Ada keistimewaan pertemuan bulanan PUAP provinsi NTB, kalau selama ini dilaksanakan di kantor BPTP NTB, atas permintaan Penyelia Mitra Tani (PMT) pelaksanaan pertemuan bulanan dilakukan bergiliran di setiap kabupaten yang ada di NTB. Pertemuan bulan Mei diawali di kabupaten Sumbawa pada tanggal 12 Mei 2010, bertempat di kantor Ketahanan Pangan dan Penyuluhan Pertanian (P2KP3) Kabupaten Sumbawa. Selain dihadiri oleh seluruh PMT se provinsi NTB, pertemuan bulanan kali ini juga dihadiri oleh kepala Dinas Pertanian kabupaten Sumbawa dan Kepala Kantor Ketahanan Pangan dan Penyuluhan Pertanian Kabupaten Sumbawa. Dari BPTP NTB hadir Kepala BPTP NTB, Dr. Dwi Praptomo dan beberapa orang staf yang menangani program PUAP.

Dalam sambutannya Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Sumbawa Ir.Talifuddin merasa bangga kepada PMT yang telah dapat memberikan karya nyatanya bagi pembinaan Gapoktan. Selanjutnya Kepala Dinas Pertanian Sumbawa akan memberikan dukungannnya dalam pembinaan dan mengevaluasi setiap Gapoktan yang tergabung dalam PUAP di Kabupaten Sumbawa.

Sementara itu kepala BPTP NTB, Dr Dwi Praptomo kembali mengingatkan agar PMT dapat melaksanakan tugas dengan baik, serius dan memegang teguh aturan-aturan yang telah ditentukan dan melaksanakan pendampingan dengan penuh tanggung jawab. Selanjutnya kepala BPTP NTB mengingatkan PMT agar tidak melayani permintaan pihak-pihak yang tidak bertanggungjawab dengan berbagai modus mulai dari permintaan sumbangan hingga pemerasan.

Dalam pertemuan evaluasi bulanan ini masing-masing koordinator PMT setiap kabupaten menyampaian laporan dan persoalan-persolan yang dihadapi di lapangan. Pada intinya dari laporan PMT dapat disimpulkan bahwa Gapoktan  PUAP tahun 2008 telah ada yang lunas pengembaliaannya dan ada juga yang belum lunas. Seperti halnya Gapoktan di Kabupaten Lombok Tengah dari dana Rp. 3,4 Milyar, dari 34 gapoktan sudah mampu mengembalikan sebesar 2,667 Milyar. Dari 34 gapoktan tersebut dapat di kategorikan 7 gapoktan sehat (pengembalian dana 100% dan keuntungan usaha di atas 10%), 14 gapoktan cukup sehat (pengembalian dana 100% dan keuntungan kurang dari 10%), 4 gapoktan tidak sehat dan 9 gapoktan dengan status sangat tidak sehat.

Menyikapi permasalahan-permasalahan yang dihadapi PMT tersebut Kepala BPTP NTB memberikan arahan agar PMT senantiasa melakukan pendekatan kepada semua pihak, mulai dari kepala Desa, penyuluh lapangan dan pihak-pihak lainnya untuk menyelesaikan tunggakan-tunggakan di setiap Gapoktan.

Selesai pertemuan dilakukan kunjungan lapangan ke Gapoktan “Tiu Sepadang” di kelurahan Semapuin, kecamatan Sumbawa. Dalam penjelasannya ketua Gapoktan Tiu Sepadang, Muhammad Mashud memaparkan keberhasilan yang telah mereka peroleh. Dari dana Rp.100 juta telah berhasil dikembangkan menjadi Rp.123 juta dan gapoktan ini sedang berbenah untuk mengembangkan usaha dengan membentuk Lembaga Keuangan Mikro Agribisnis (LKMA). (Prisdiminggo)

 

Web Analytics