Berita

Dengan Paclobutrazol, Panen Mangga di Luar Musim

Pin It

Penggunaan Paclobutrazol yang merupakan zat anti giberallin sangat banyak manfaatnya. Salah satu diantaranya yaitu pembuahan mangga di luar musim. Pengkajian yang dilakukan oleh tim peneliti BPTP NTB, didanai oleh Australian Centre for International Agricultural Research (ACIAR) telah menunjukkan hasil yaitu dengan pembuahan mangga di luar musim sehingga harga panen yang diterima oleh petani menjadi lebih tinggi. Penggunaan Paclobutrazol ini juga telah mampu memperpanjang masa panen mangga sampai dengan tujuh bulan dalam setahun dengan melakukan pemberian Paclobutrazol pada waktu dan pohon yang berbeda sehingga waktu panennya menjadi lebih panjang.

Demikianlah yang diungkapkan oleh peneliti BPTP NTB, Ir. Muji Rahayu, M.Si, pada acara temu lapang petani mangga di Desa Selengen – Kecamatan Kayangan – Kabupaten Lombok Utara pada hari Selasa, 6 April 2010. Temu lapang tersebut dihadiri oleh petani mangga dan PPL dari Kecamatan Kayangan dan Bayan, serta staf dari dinas terkait di Kabupaten Lombok Utara. Temu lapang ini diselenggarakan oleh tim ACIAR Mangga dari Dinas Pertanian Tanaman Pangan dan Hortikultura Provinsi Nusa Tenggara Barat, yang merupakan tim Knowledge Transfer dalam kegiatan ACIAR Mangga di NTB.

Kegiatan temu lapang petani mangga yang bertemakan penggunaan Paclobutrazol untuk pembuahan mangga di luar musim tersebut memadukan antara pemberian teori tentang manfaat Paclobutrazol, pengamatan di lapangan dan praktik cara pemberian Paclobutrazol pada tanaman mangga. Pada pengamatan lapangan, petani dapat melihat pengaruh pemberian Paclobutrazol pada tanaman mangga. Tanaman mangga yang diberikan Paclobutrazol pada bulan Desember 2009 sudah mulai berbunga pada bulan Maret 2010, tanaman mangga yang diberikan Paclobutrazol pada Bulan Januari 2010 sudah mulai menunjukkan tanda-tanda pembungaan pada bulan April 2010. Dibandingkan dengan tanaman kontrol yang tidak diberikan Paclobutrazol belum menunjukkan tanda-tanda pembungaan karena biasanya tanaman yang tidak diberikan Paclobutrazol akan berbunga pada bulan Juni atau Juli.

Dengan demikian, waktu panen mangga dapat diatur dengan mengatur waktu pemberian Paclobutrazol. Hal ini berarti pula bahwa panen mangga bisa dilakukan di luar musim sehingga harga mangga di pasaran menjadi meningkat (Rp. 6000/kg di tingkat petani) karena panen mangga dilakukan sebelum musim panen yang normal (Rp. 1000/kg di tingkat petani pada musim mangga). Dengan adanya perlakuan waktu pemberian Paclobutrazol yang berbeda ini maka panen mangga dapat diatur sesuai keinginan petani. Untuk Informasi lengkap mengenai penggunaan Paclobutrazol ini, dapat menghubungi tim peneliti mangga BPTP NTB yang diketuai oleh Ir. Muji Rahayu, MSi., melalui email: rahayu_yusuf@yahoo.com (BNH & MR)

 

Web Analytics