Berita

Dr. Nick Austin: Proyek ACIAR terbanyak di Indonesia dan akan terus dilanjutkan

Pin It

Selama dua hari dari tanggal 19 – 20 Maret 2010, Chief Executive Officer (CEO) Australian Centre for International Agricultural Research (ACIAR), Dr. Nick Austin, berkesempatan mengunjungi beberapa proyek ACIAR di Nusa Tenggara Barat – Indonesia. Kunjungan ini merupakan kunjungan pertama kali bagi CEO ACIAR yang baru ini. Pada hari pertama, Dr. Nick dan timnya mengunjungi proyek sapi Bali (Improving reproductive performance of cows and performance of fattening cattle in low input systems of Indonesia and Northern Australia) di wilayah Kayangan – Kabupaten Lombok Utara yang dipimpin oleh staf dari BPTP NTB, Dr. Tanda Panjaitan. Selanjutnya tim ACIAR mengunjungi proyek kacang tanah (Productivity and provitability enhancement of tropical pulses in Indonesia and Australia) yang masih berlokasi di sekitar wilayah kayangan yang dipimpin oleh staf BPTP NTB, Lalu Wirajaswadi, M.Ed. Pada kedua lokasi tersebut, Dr. Nick berkesempatan berdialog dengan petani dan peternak yang terlibat dalam kegiatan ACIAR tersebut, termasuk dengan petani kooperator pada proyek ACIAR mangga yang berasal dari Desa Mumbul Sari dan Desa Selengen – Kabupaten Lombok Utara.

Dalam konferensi pers, Dr. Nick Austin mengemukakan bahwa proyek ACIAR di Indonesia telah dimulai sejak 26 tahun yang lalu dan terus berkembang dari tahun ke tahun. Sampai saat ini sudah ada 59 proyek ACIAR yang dilaksanakan di Indonesia, sehingga Indonesia menjadi negara mitra terbesar dan terbanyak proyek ACIAR-nya. Dr. Nick juga mengemukakan bahwa proyek-proyek ACIAR di Indonesia akan terus dilanjutkan, karena biasanya durasi satu proyek berlangsung sekitar 3 – 4 tahun, kemudian jika menunjukkan hasil yang baik dan dirasakan bermanfaat bagi petani di Indonesia maka proyek dapat dilanjutkan lagi untuk periode kedua dan ketiga, sehingga satu proyek bisa berlangsung sampai 12 tahun. Demikian pula proyek-proyek yang berlangsung di NTB, setelah dievaluasi dan dirasakan manfaatnya maka akan terus dilanjutkan.

Setelah konferensi pers, Dr. Nick dan rombongan menuju ke Lombok Tengah untuk melihat proyek ACIAR sapi Bali (Scaling-up herd management strategies in crop-livestock systems in Lombok – Indonesia). Pada kesempatan ini, Dr. Dahlanudin selaku pimpinan proyek ini memaparkan capaian-capaian yang sudah diraih oleh proyek ACIAR yang telah berlangsung tiga tahun tersebut. Selain itu, juga dilakukan dialog dengan petugas lapangan (on ground team) yang mempunyai andil besar dalam keberhasilan proyek tersebut, dilanjutkan dengan kunjungan ke salah satu kandang kelompok yang berada di Desa Sukarara – Lombok Tengah.
 
Pada hari kedua, tim ACIAR melakukan kunjungan ke proyek ACIAR Lobster yang berada di Balai Budidaya Laut Lombok di Sekotong – Lombok Barat (Spiny lobster aquaqulture development in Indonesia, Vietnam and Australia). Pada kesempatan tersebut, tim ACIAR meninjau Laboratorium dan fasilitas rumah terapung yang digunakan untuk proyek ACIAR Lobster. Kunjungan Dr. Nick Austin dan rombongan diakhiri dengan mengunjungi fasilitas ruang pendingin di Universitas Mataram yang merupakan bagian dari proyek ACIAR Mangga dan Rambutan (Quality Management to Enhance Effective Supply Chains for Mangoes and Rambutans in Nusa Tenggara Barat (NTB) - Indonesia and Australia). (BNH & LH)
Web Analytics