Berita

Proyek ACIAR Mangga dan Rambutan di NTB akan diperpanjang

Pin It

Proyek ACIAR Mangga dan Rambutan di Nusa Tenggara Barat telah dilaksanakan sejak akhir tahun 2007, melibatkan berbagai stakeholders seperti BPTP NTB, Dinas Pertanian Tanaman Pangan dan Hortikultura Provinsi NTB, Universitas Mataram, dan Department of Regional Development, Primary Industry, Fisheries and Resources, Northern Territory - Australia. Proyek yang telah berjalan kurang lebih dua tahun tersebut bertujuan untuk meningkatkan kualitas buah mangga dan rambutan pada fase sebelum panen, memelihara kualitas buah pada proses rantai pasok, serta mengembangkan rantai pasok yang sesuai untuk menjamin kualitas buah yang ditujukan untuk pasar ekspor.

Setelah berlangsung selama kurang lebih 2 tahun, proyek ini kemudian dievaluasi dalam bentuk Review Meeting yang telah berlangsung pada tanggal 14-15 Maret 2010 di Mataram. Acara Review Meeting dibuka oleh Sekretaris Dinas Pertanian Tanaman Pangan dan Hortikultura Provinsi NTB, Ir. H. Usman Fauzi, MM., dan dihadiri oleh David Shearer (Agribusiness Research Program Manager – ACIAR Canberra), Ir. Ahmad Muzani (mewakili Kepala BPTP NTB), Dr. Brian Thisleton (Pimpinan Proyek ACIAR Mangga dan Rambutan), pejabat-pejabat terkait dari Kabupaten Lombok Utara, serta semua tim ACIAR Mangga Rambutan dari BPTP NTB, Universitas Mataram dan Dinas Pertanian Tanaman Pangan dan Hortikultura.

Dalam sambutan pembukaannya, Sekretaris Dinas Pertanian Tanaman Pangan dan Hortikultura Provinsi NTB, mengemukakan bahwa kerjasama Indonesia - Australia, khususnya ACIAR mangga dan rambutan dirasakan sangat besar manfaatnya, untuk itu Dinas memberikan apresiasi yang besar kepada ACIAR dengan harapan proyek ini bisa berlanjut. Lebih lanjut Sekretaris Dinas mengemukakan bahwa proyek ini banyak bergelut dalam bidang penelitian, dan kita tahu kualitas mangga NTB masih jauh dari harapan. Gangguan hama penyakit merupakan kendala utama yang dihadapi petani karena berada di daerah tropis. Sekretaris Dinas Pertanian berharap kerjasama ini tidak hanya sebatas penelitian, tetapi bisa berkembang ke sistem budidaya yang baik, sehingga produksi mangga dan rambutan bisa diekspor  ke manca negara. Sedangkan David Shearer mengemukakan bahwa midterm review sangat penting untuk mencoba melihat apa yang sudah direncanakan dan bagaimana kelanjutan di masa yang akan datang dan untuk menyemangati kita sendiri terhadap capaian yang sudah kita capai sampai saat ini dan apa yg bisa dilakukan ke depan.

Kegiatan yang berlangsung selama dua hari tersebut telah memaparkan semua kegiatan yang dilakukan oleh BPTP NTB selaku tim pra-panen (pre-harvest), Universitas Mataram selaku tim pasca panen (post-harvest), serta dinas pertanian selaku tim transfer pengetahuan (knowledge transfer). Kegiatan-kegiatan yang dipaparkan juga melihat analisis pembangunan mangga secara komprehensif sehingga dapat didesain strategi mangga dan rambutan untuk tujuan pasar lokal dan ekspor. Kegiatan ini telah memberikan kesan yang sangat baik bagi pihak ACIAR Canberra sehingga pada akhir pertemuan pihak ACIAR Canberra memberikan lampu hijau kepada tim ACIAR Mangga-Rambutan untuk melanjutkan kegiatan ini sampai tahun 2012. (MR & BNH)

 

Web Analytics