Berita

Review Kegiatan ACIAR Kentang di Nusa Tenggara Barat

Pin It
Proyek ACIAR kentang CP/2005/167 (Optimising the productivity of the potato/brassica/alium system in South Sulawesi and West Nusa Tenggara) di kawasan Sembalun telah berjalan selama satu setengah tahun. Untuk itu maka pada pertengahan November 2009 dilakukan review oleh Project Leader ACIAR kentang Australia, Dr. Terry Hill dan Business Manager of Horticulture Industry Development, Julie Warren.
Review kegiatan telah dilaksanakan di Aula Kantor BPTP NTB pada tanggal 21 November 2009 dengan menghadirkan berbagai pihak antara lain Dinas Pertanian Provinsi, Balai Karantina Mataram, Dinas perdagangan Provinsi dan Kabupaten Lombok Timur, BPSB, dan Bappeda Lombok Timur. Kegiatan yang dibuka oleh Kepala BPTP NTB, Dr. Dwi Praptomo S., MS. tersebut lebih fokus untuk menggagas adanya regulasi untuk melindungi kawasan Sembalun sebagai daerah yang bebas dari Nematoda Sista Kentang (NSK) (Potato Cysts Nematode / PCN).
Dalam sambutannya, Dr. Dwi Praptomo menguraikan tentang pentingnya menjaga kawasan Sembalun sebagai areal yang bebas NSK sehingga bisa dijadikan sebagai sentra perbenihan kentang nasional. Sementara itu, Dr. Terry Hill mengemukakan bahwa penggunaan benih bersertifikat di Indonesia baru sekitar 4% dari kebutuhan benih nasional, sehingga dengan adanya hasil survey yang menyatakan bahwa Sembalun masih terbebas dari NSK maka Sembalun sangat berpotensi untuk menjadi sentra perbenihan kentang sehat di Indonesia. Pada prinsipnya semua pihak yang hadir sepakat mendukung adanya regulasi untuk Sembalun supaya wilayah tersebut dapat menjadi pemasok benih untuk Indonesia. Kesepakatan tersebut akan ditindaklanjuti dengan menyusun regulasi yang mengatur arus masuk kentang ke wilayah NTB, khususnya ke Sembalun.
Dalam kunjungan ke Lombok kali ini, Project Leader ACIAR Kentang juga menyempatkan berkunjung ke Sembalun dan berdiskusi dengan petani. Dalam acara diskusi, Dr. Terry Hill kembali menekankan akan pentingnya petani menghasilkan benih kentang sehat sehingga pendapatan petani akan semakin meningkat. Sementara itu, petani di Sembalun menyampaikan bahwa Kegiatan ACIAR kentang sangat bermanfaat bagi petani dalam menambah pengetahuan dan keterampilan dalan budidaya kentang, sehingga petani sepakat meminta supaya proyek ACIAR kentang ini bisa dilanjutkan sampai petani betul-betul mandiri dan siap untuk dilepas. (BNH & KK)
Web Analytics