Berita

Linkages Visit ke BALITJESTRO Upaya Meningkatkan Kerjasama dalam Penelitian dan Pengembangan Jeruk

Pin It
Hasil Institutional Assessment yang dilakukan ACIAR-SADI pada paruh pertama tahun 2007 di empat BPTP (Sultra, Sulsel, NTB, dan NTT) menunjukkan bahwa Linkages (keterkaitan) antara BPTP dan lembaga-lembaga penelitian dan pengembangan di daerah di satu pihak dan pusat-pusat penelitian di pihak lain masih perlu ditingkatkan. Ada sejumlah metode yang telah digunakan untuk mendukung keterkaitan antara kedua pihak ini, namun dengan frekuensi dan intensitas yang masih terbatas. Pemberian lebih banyak peluang kepada peneliti dari kedua belah pihak ini untuk bertemu dan berbagi pengalaman, pengetahuan dan keterampilan akan dapat memperbaiki keterkaitan dimaksud baik pada tataran individual maupun kelembagaan. Usaha mempertahankan dan meningkatkan keterkaitan tersebut dapat lebih difasilitasi dengan keberadaan peralatan teknologi informasi dan komunikasi yang kini sudah tersedia di BPTP dan lembaga-lembaga lainnya.
Dalam upaya merealisasikan program linkages ini, telah dibagikan kuesioner kepada setiap BPTP untuk mengetahui topik kunjungan dan preferensi mereka mengenai pusat atau lembaga penelitian yang akan dikunjungi. Salah satu lembaga penelitian yang disebutkan dalam survei kuesioner dimaksud adalah Balai Penelitian Tanaman Jeruk dan Buah Subtropika (Balitjestro). Karena adanya preferensi ini, dan dengan mengingat pentingnya tanaman jeruk di kawasan Indonesia Timur, maka ACIAR-SADI telah memfasilitasi kunjungan dari staf lembaga penelitian dan pengembangan di tingkat provinsi ke Balai Penelitian Tanaman Jeruk dan Buah Subtropika (Balitjestro) di Batu, Jawa Timur pada tanggal 2-6 November 2009. Linkages visit ke Balitjestro bertujuan untuk meningkatkan keterkaitan penelitian dan pengembangan antara lembaga penelitian dan pengembangan di tingkat provinsi dengan Balitjestro. Kegiatan yang dilakukan meliputi: (1) Kunjungan ke laboratorium, perpustakaan, kebun pembibitan dan fasilitas-fasilitas lain yang dimiliki Balitjestro, (2) Pelatihan tentang pembibitan, produksi, dan pasca panen jeruk, (3) Presentasi dan diskusi mengenai topik-topik yang relevan dengan jeruk dan buah subtropika, (4) Diskusi mengenai teknologi, pendekatan dan ide yang tersedia yang mungkin bisa berguna untuk pengkajian lebih lanjut di daerah masing-masing, dan (5) Kunjungan ke sentra produksi dan pengolahan manisan kulit Pamelo untuk meningkatkan pemahaman peserta mengenai tanaman jeruk.
Peserta dalam kegiatan ini adalah peneliti dan penyuluh di lembaga penelitian dan pengembangan di tingkat provinsi (BPTP, Dinas dan Universitas) sesuai kriteria yang ditentukan oleh ACIAR-SADI. Jumlah peserta kunjungan adalah 18 orang, dimana 10 orang diantaranya berasal dari BBP2TP/BPTP, 5 dari Dinas/Balitbangda, 2 dari universitas, dan 1 orang petani. Semua peserta berasal dari empat provinsi lokasi ACIAR-SADI (Sultra, Sulsel, NTB dan NTT), kecuali satu peserta yang berasal dari BBP2TP Bogor. Peserta yang mewakili BPTP NTB adalah Ir. Muji Rahayu, M.Si dan Nurul Hidayah, SP.MP. (BNH & MR)
Web Analytics