Berita

Seminar Sehari Dalam Rangka Peringatan Hari Pangan Sedunia XXIX

Pin It
Rangkaian peringatan Hari Pangan Sedunia XXIX tingkat Propinsi Nusa Tenggara Barat dimeriahkan dengan beberapa kegiatan yaitu : Seminar, Bakti Sosial, Pameran dan Bazar. Pada hari Kamis, 22 Oktober 2009, telah dilaksanakan Seminar Sehari yang bertempat di Gedung Pertemuan Pondok Pesantren Nahdlatun Wathan (NW) Pancor, Lombok Timur. Peserta seminar terdiri dari Dinas Instansi terkait, KCD, PPL, Pemuka Agama, serta beberapa wakil dari Kelompok Tani.
Acara dibuka oleh Ketua Panitia dalam hal ini diwakili oleh Dahlan Bandu, SH, MM., yang dilanjutkan dengan kata sambutan Pemda Kabupaten Lombok Timur yang disampaikan oleh H. Sahabudin, MM., Asisten Ekonomi Pembangunan Sekda Kabupaten Lombok Timur.
Tiga topik yang disampaikan pada acara seminar sehari yaitu : “Upaya Peningkatan Produksi dalam Mendukung Ketahanan Pangan di Nusa Tenggara Barat” disampaikan oleh Ir. Gembong mewakili Kepala Dinas Pertanian Propinsi NTB; “Peran BPTP NTB dalam Mendukung Ketahanan Pangan di Nusa Tenggara Barat. oleh Ir. Irianto Basuki, MS., mewakili Kepala Balai; serta penyampaian makalah terakhir Prof. Dr. Ir. H. Arifuddin Sahidu yang menyampaikan tentang “Peran Penyuluh dalam Mendukung Ketahanan Pangan;”.
Dinas Pertanian Propinsi NTB dalam Upaya Peningkatan Produksi dalam Mendukung Ketahanan Pangan di Nusa Tenggara Barat, melalui programnya Catur Strategi Pembangunan Tanaman Pangan yaitu : peningkatan produktivitas, perluasan areal tanam, pengamanan produksi dan pengembangan kelembagaan dan pembiayaan.
Penyampaian topik selanjutknya Peran BPTP NTB dalam Mendukung Ketahanan Pangan di Nusa Tenggara Barat. Sebagai wakil Badan Litbang Pertanian di daerah perannya cukup penting dalam menghasilkan teknologi pertanian unggulan yang sesuai dengan kondisi dan potensi daerah. Penelitian dan pengkajian yang dilaksanakan diharapkan menghasilkan tekologi yang applicable dan bermanfaat terutama dalam rangka meningkatkan produktivitas, mutu produk kecukupan pangan, pengembangan agroindustri dan agribisnis.
Penyampaian terakhir yaitu tentang Peran Penyuluh dalam Mendukung Ketahanan Pangan, ketahanan pangan adalah kondisi terpenuhinya pangan bagi setiap individu dalam rumah tangga secara merata distribusinya dan terjangkau sepanjang masa. Pemerintah melalui program-program ketahanan pangannya berupaya agar terciptanya ketahanan pangan masyarakat; namun tidak terlepas dengan pentingnya peran Penyuluh agar program yang disusun, sampai kepada masyarakat. (FSM)
Web Analytics