Berita

DUKUNG MANDIRI BENIH JAGUNG, BPTP NTB SELENGGARAKAN PANEN DAN TEMU LAPANG

Pin It
 
 
#SobatTani, Benih merupakan input utama dalam produksi pertanian. Penggunaan benih bermutu dari varietas unggul akan menghasilkan tanaman yang produktif dan lebih efisien. Oleh karena itu, untuk mendukung program swasembada jagung, harus dimulai dengan swasembada benih.
 
Menindaklanjuti hal tersebut, BPTP NTB menyelenggarakan panen dan temu lapang demfarm jagung hibrida Nasa-29 mendukung program utama Kementerian Pertanian “Membangun Mandiri Benih Jagung Menuju Swasembada” di kecamatan Pringgabaya, kabupaten Lombok Timur, Jum’at (15/10/2021).
 
Hadir dalam acara tersebut, Kepala BAPPEDA Provinsi NTB, Kepala Dinas Pertanian Lombok Timur, Kepala BPTP NTB, Kabid Produksi Pertanian Distan Lombok Timur, Kepala UPTPP Pringgabaya, para Penyuluh, Pengurus Korporasi Benih Jagung, para petani yabg berasal dari Poktan Beriuk Maju dan para petani perwakilan 15 Desa di Pringgabaya, Penyuluh dan Peneliti BPTP NTB.
Dalam sambutannya, Kepala BPTP NTB (Dr. Ir. Awaludin Hipi, MSi) menyampaikan bahwa kegiatan ini untuk memeriahkan keberhasilan karya petani dalam memproduksi benih jagung hibrida dan untuk memperlihatkan potensi dan teknologi VUB jagung tersebut di lahan kering. Hal ini dikarenakan Sumberdaya lahan kering yang sudah dikelola di NTB baru lebih kurang 600 ribu ha yang bisa dimanfaatkan. Ini artinya masih banyak lahan yang berpotensi dimanfaatkan dengan berbagai pendekatan teknologi untuk meningkatkan kesejahteraan petani.
Lebih lanjut, Kepala BPTP NTB memperkenalkan berbagai VUB komoditas tanaman pangan dan teknologinya dari padi, jagung, kedelai dan sorgum kemudian komoditas ternak kambing boerka dan ayam KUB.
 
Banyak VUB yang sudah kita produksi benihnya. Kebutuhan benih jagung di NTB 4500-6000 ton pertahun tapi masih banyak yang didatangkan dari luar daerah. Kedepan diharapkan NTB bisa memproduksi benih jagung hibrida. “Jika kita bisa produksi sendiri disini, maka kebutuhan benih jagung secara 6 tepat dapat terpenuhi. Kita mulai dari Pringgabaya dan Lombok Timur untuk menjadi pusat produksi benih jagung”, demikian kata Kepala BPTP NTB.
 
Dalam sambutannya, Kepala Bappeda Provinsi NTB (Dr. Ir. H. Iswandi, M.Si) menyampaikan terima kasih kepada BPTP NTB yang selalu mendampingi petani dan Pemda NTB turut berbahagia melihat hasil panen yang membanggakan. “Ini menunjukkan kalau kita bersungguh-sungguh dan mau belajar meningkatkan ketrampilan dalam meningkatkan kualitas benih jagung yang kita tanam”, demikian kata Kepala Bappeda NTB.
 
Labuhan Lombok kita kenal daerah yang gersang, tapi hari ini kita saksikan panen jagung yang penghasilannya mungkin bisa lebih besar dibanding padi. Ini motivasi agar jangan lekas puas, harus ditingkatkan dengan mengolah hasil menjadi nilai tambah agar kita sejahtera. “Itulah yang dimaksudkan daerah kita harus Gemilang”. Terakhir, Kepala Bappeda berharap agar kemajuan yang telah dihasilkan bisa disebarkan untuk menjadi pelajaran ditempat lain.
Kepala Dinas Pertanian Lombok Timur (H. M. Abadi, SP) menyampaikan bahwa jagung sekarang menjadi primadona. Kemarin kita sudah mengikuti panen jagung se-Nusantara untuk menginformasikan bahwa kita mampu memproduksi jagung agar jagung tidak diimport lagi.
Kadis pertanian juga berharap petani mengubah mainsetnya agar setiap akan produksi harus melihat peluang pasarnya. Berbagai upaya juga telah dilakukan pemerintah agar petani kita bangkit dari keterpurukan. “Kita produksi benih jagung diwilayah kita agar kualitasnya terjamin”, demikian kata Kadistan Lotim. Untuk menunjang peningkatan produksi, tahun 2021 ada bantuan optimalisasi lahan melalui pipanisasi seluas 450 hektare di Pringgabaya. Kekurangan air diatasi dengan sumur bor karena masih ada potensi lahan 77 ribu hektare yang belum dikembangkan karena terkendala air.
 
Diakhir acara dilaksanakan Temu Wicara dan Diskusi. Disampaikan penjelasan teknis inovasi teknologi jagung oleh Peneliti BPTP NTB (Baiq Tri Ratna Erawati, SP., MSc) dan ungkapan pengalaman oleh petani kooperator (Hidayat).
 
 
 
    
 
 
 
 
 
Web Analytics