Berita

Penerapan Konsep Pengendalian Hama Terpadu (PHT) pada Demplot Kentang di Sembalun

Pin It

Konsep Pengendalian Hama Terpadu (PHT) akan diterapkan pada kegiatan demplot kentang di Sembalun - Kabupaten Lombok Timur pada musim tanam tahun 2009. Kegiatan demplot yang merupakan bagian dari proyek ACIAR – CP 167 / 2005 di NTB yang bertemakan “optimizing the productivity of the potato/brassica/allium system in West Nusa Tenggara” tersebut akan dilaksanakan di lahan petani dan akan menjadi tempat belajar bagi petani yang tergabung dalam Kelompok Tani Horsela pada pelaksanaan Sekolah Lapang (SL) budidaya kentang tahun 2009.

Sehubungan dengan aplikasi Pengendalian Hama Terpadu pada demplot percobaan di Sembalun, maka pada tanggal 3 - 5 Juli 2009, salah seorang Ahli Hama dari Australia Barat, Mr. Stewart Learmonth, telah mengunjungi dan berdiskusi dengan petani Sembalun mengenai konsep dan pelaksanaan Pengendalian Hama Terpadu ini, didampingi oleh Tim dari BPTP NTB yang dikoordinir oleh Ir. Kunto Kumoro.

Dalam penjelasannya, Mr. Learmonth mengemukakan bahwa ada 3 unsur yang penting dalam Pengendalian Hama Terpadu (PHT) yaitu (1) melakukan identifikasi hama-hama penting yang menyerang tanaman kentang dan juga musuh alaminya. Proses identifikasi ini didasarkan pada booklet hama penting tanaman kentang yang telah dimiliki oleh para petani, (2) melakukan monitoring keberadaan hama di lapangan untuk menentukan apakah perlu dilakukan pengendalian atau tidak, (3) melakukan pengendalian bila dari hasil monitoring di lapangan ditemukan jumlah hama tertentu yang melebihi ambang batas yang telah ditentukan. Pengendalian ini ditekankan pada penggunaan bahan pengendali (misalnya insektisida) yang berspektrum sempit, artinya penggunaannya hanya untuk mengendalikan hama yang menjadi kendala utama saja dan tidak membunuh semua serangga yang ada di pertanaman. Pentingnya penggunaan bahan yang berspektrum sempit ini bertujuan agar serangga-serangga penting yang merupakan predator bagi hama utama tidak punah.

Dengan penerapan konsep Pengendalian Hama Terpadu (PHT) ini maka diharapkan petani dapat belajar dari demplot yang dilakukan dan dapat melakukan pengendalian hama dengan penuh pertimbangan sehingga tercapai keseimbangan lingkungan dalam usaha budidaya kentang, dan pada akhirnya akan tercapai pertanian yang berkelanjutan.  (Redaksi)

Web Analytics