Berita

IMPLEMENTASI PROGRAM MERDEKA BELAJAR, LABORATORIUM PENGUJI (LP) BPTP NTB TERIMA MAHASISWA PKL

Pin It

Dalam rangka meningkatkan pendayagunaan dan pelayanan teknologi inovasi pertanian, salah satu instalasi di BPTP NTB yaitu Laboratorium Penguji (LP) BPTP NTB memberikan kesempatan Praktek Kerja Lapangan (PKL) kepada mahasiswa dari berbagai Universitas di Indonesia. PKL merupakan salah satu implementasi dari Program Merdeka Belajar yang dicanangkan Kemendikbud. Merdeka Belajar memberikan mahasiswa kebebasan untuk lebih banyak belajar di luar kelas sebagai bekal mereka menghadapi dunia kerja kedepan. LP-BPTP NTB terakreditasi KAN sejak tahun 2008 dengan Nomor LP-394-IDN berdasarkan ISO/IEC 17025:2017 untuk ruang lingkup 94 paramater analisa sampel tanah, pupuk dan tanaman.

   

(a)

(b)

Gambar 1. Penerimaan mahasiswa PKL dari UII (a) dan kegiatan mahasiswa PKL di LP-BPTP NTB (b)

 

LP-BPTP NTB menerima mahasiswa PKL dengan menerapkan protocol Kesehatan yang ketat dan disiplin sesuai dengan penerapannya dalam lingkungan BPTP NTB. Pada awal tahun 2021, LP-BPTP NTB menerima dua orang mahasiswa PKL dari Universitas Islam Indonesia (UII) Yogyakarta untuk periode 6 bulan (18 Januari-18 Juni 2020). Kedua mahasiswa tersebut, Ummy Saivianatatun dan Marnia Fita adalah mahasiswi D3 Jurusan Kimia Analisis Jurusan Kimia, mengajukan permohonan PKL di LP-BPTP NTB setelah memperoleh informasi dari kakak tingkat yang telah menyelesaikan PKL di LP-BPTP NTB pada tahun 2020. Selain dari UII, LP-BPTP NTB menerima PKL dari Fakultas Pertanian Universitas Mataram dan Universitas Samawa.

Selain memberikan kesempatan PKL kapada mahasiswa, LP-BPTP NTB memberikan kesempatan kepada mahasiswa yang sedang menyelesaikan tugas akhir penelitian untuk mengikuti proses analisa, memahami metode yang digunakan, dan mendiskusikan hasil yang diperoleh dengan para peneliti BPTP NTB sesuai dengan kepakarannya. Adapun persentase mahasiswa yang melakukan  proses Analisa di LP – BPTP NTB adaalah  dari Fak MIPA UNRAM sebanyak 27%, dari Fakultas Pertanian UNRAM 13%, dari Fakultas Peternakan UNRAM 33%, Fakultas Teknik Pertanian Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) 7%, dari Program Magister UNRAM 13% dan Program Magister Universitas Brawijaya 7% (Gambar 2).  (Lia Hadiawati)

 

Gambar 2. Persentase mahasiawa yang mengikuti analisa dan konsultasi hasil analisa dengan personil LP-BPTP NTB

 

Web Analytics