Berita

PERDALAM PROSPEK DAN PELUANG BISNIS AYAM KUB DI MASA PANDEMI, PETERNAK MANDIRI KE BALITBANGTAN BPTP NTB

Pin It

Guna memperdalam dan mempelajari prospek usaha ayam KUB di masa pandemi covid-19, beberapa peternak mandiri (individu) yang berasal dari Desa Suela Lombok Timur dan dari Desa Sandik Gunung Sari Lombok Barat  berkunjung ke pembibitan ayam KUB di kantor Balai Pengkajian Teknologi Pertanian (BPTP) NTB. Dalam kunjungan tersebut para peternak didampingi oleh penanggung jawab pembibitan ayam KUB BPTP NTB Totok Julianto. Hal hal yang yang ditanyakan oleh para peternak adalah terkait dengan perkembangan ayam KUB, prospek, pasarnya, jumlah pakan yang diberikan,hingga kebutuhan air minum untuk ayam KUB sampai panen.

Totok Julianto dalam penjelasannya menyampaikan bahwa ayam KUB sudah memiliki pasar dan sangat memiliki prospek di NTB karena Ayam KUB pada umur 45 (empat puluh lima) hari sudah bisa dipanen. Selanjutnya terkait dengan kebutuhan pakan, dijelaskan bahwa pakan tidak harus pakan yang mahal yang penting kebutuhan protein tercukupi. Disamping itu juga diberikan trik supaya pakan tidak banyak terbuang buang  sebaiknya pakan diberikan sedikit sedikit asalkan rutin. Butiran yang terlalu besar ditumbuk karena ayam biasanya belum bisa makan yang terlalu besar . juga disarankan untuk memberikan pakan alternatif karena harga pakan yang terus naik maka perlu di siasati dengan bahan baku lokal yang biayanya terjangkau oleh peternak.

Lebih lanjut dalam penjelasannya Totok Julianto mengatakan agar Peternak harus pintar menyiasati waktu untuk panen terlebih di masa pandemi seperti sekarang apalagi dalam waktu yang tidak terlalu lama lagi (kurang dari 3 bulan) akan memasuki bulan Ramadhan, biasanya permintaan terhadap ayam saat awal puasa dan selama puasa  dan menjelang idul fitri dan setelah idul fitri  sangat tinggi.

Web Analytics