Berita

Balitbangtan BPTP NTB adakan Bimtek Aplikasi WeRise untuk Penyuluh Pertanian di Lombok Tengah

Pin It

Perubahan iklim merupakan salah satu tantangan bagi petani dalam usaha budidaya tanaman. Kekurangan maupun kelebihan air (kekeringan dan kebanjiran) adalah masalah dalam budidaya yang perlu diantisipasi karena dapat menurunkan produktivitas tanaman. Peningkatan produksi merupakan tujuan utama yang ingin dicapai dalam usaha budidaya tanaman. Petani melakukan berbagai upaya untuk mencapai tujuan tersebut yaitu untuk mendapatkan hasil yang optimal, dalam budidaya khususnya tanaman padi. Salah satu penyebab usaha tani di lahan tadah hujan tidak mendapatkan hasil yang optimal bahkan bisa gagal tanam  atau gagal panen karena pertumbuhan tanaman yang tidak optimal bahkan tanaman mengalami kekeringan. Bila tanaman mengalami kekeringan pade fase tanaman sangat membutuhkan air bahkan bisa juga menyebabkan gagal panen.

Di lahan tadah hujan mensyaratkan waktu tanam yang tepat supaya tanaman bisa mendapatkan suplai air selama masa pertumbuhannya terutama pada fase kritis tanaman memerlukan air. Untuk menghadapi masalah ini perlu dilakukan waktu tanam yang tepat sehingga tanaman bisa mendapatkan suplai air yang cukup selama masa pertumbuhannya.

Aplikasi WeRise yang diperkenalkan oleh Balitbangtan BPTP NTB kepada para penyuluh pertanian di 4 BPP di Kabupaten Lombok Tengah mendapat sambutan yang positif dari para penyuluh di 4 BPP  yang punya sawah tadah hujan di Kabupaten Lombok Tengah.   Kegiatan WeRise adalah kolaborasi / kerjasama antara IRRI – Jepang mengenai  adaptasi  perubahan iklim melalui pengembangan alat pendukung untuk sebuah keputusan sebagai panduan dalam budidaya padi sawah tadah hujan.

BPP yang mendapakan pelatihan (Bimtek) Aplikasi WeRise yaitu 1. UPT HPT dan Keswan Praya Tengah 5 orang, Praya Timur 5 orang, Praya Barat 5 orang dan Pujut 10 orang penyuluh, jadi jumlah peserta pelatihan  sebanyak 25 orang yang berlangsung dari tanggal 2 - 5 November 2020. Pelatihan Aplikasi WeRise ini dirasakan sangat bermanfaat bagi penyuluh untuk dijadikan bahan/materi penyuluhan kepada petani yang memiliki sawah/lahan tadah hujan supaya bisa menentukan waktu yang tepat untuk mulai menanam padi untuk mendapatkan pertumbuhan tanaman yang optimal sehingga diharapkan bisa mendapatkan hasil yang optimal. (M. Yunus)

Web Analytics