Berita

Pertemuan  Rutin UPBS dan Uji Rasa Nasi  VUB Padi

Pin It

Dihadiri oleh Kepala Balai, Kasubag TU, Kasi KSPP, Koordinator Program, Bagian Kerjasama, Ketua Kelji. Ketua Penyuluh Pertanian,  penanggung jawab kegiatan perbenihan, tim UPBS. Acara dibuka dengan melakukan ujiorganoleptik  beberapa Varietas unggul Padi yaitu varietas Tarabas, Inpari 45, Mantap,  Cakra Buana dan Paketih.  Para peserta mencicipi 5 nasi dari VUB selanjutnya dituangkan dalam  kuesioner yang diisi dalam bentuk online. Tujuan dari  uji rasa ini adalah untuk diketahui oleh  peneliti, penyuluh, teknisi dan tenaga administrasi  Balitbangtan BPTP NTB terhadap rasa nasi setiap varietas.  Dalam upaya mendiseminasikan setidaknya dapat menjelaskan cita rasa nasi VUB yang sedang dikembangkan ini.  Disamping itu dapat memberikan gambaran atas kesukaan terhadap nasi dari beberapa VUB.

Setelah uji rasa nasi, acara dilanjutkan dengan diskusi dengan moderator Koordinator Program Dr. H.M.Nazam.  masing-masing penanggungjawab perbenihan komoditas PAJALE, Bawang Putih dan Bawang Merah serta ayam KUB. Dengan mendengarkan informasi dan pelaporan dari masing-masing penanggung jawab terkait dengan kegiatan perbenihan meliputi perbenihan Padi,Jagung , Kedelai Bawang Merah,Bawang Putih dan ayam KUB.

Kegiatan Produksi benih sumber Padi penggung Jawab Ibu Fitrahtunnisa diwakili oleh Ibu Hiryana terkait dengan kondisi Produksi benih sumber padi tambahan  saat ini masih berbentuk calon benih yaitu inpari 32 sebanyak 744 kg dan inpari 364 kg calon benih. Sekaligus dilaporkan oleh Hiryana terkait dengan produksi padi Inpari Nutrizinc yang saat ini telah melampui target yaitu 6.260 ton. Feriman menyampaikan terkait benih sebar padi dengan total capaian yaitu Inpari 33 sebanyak 2,540 Ton, Inpari 32 sebanyak 5,650 ton, dan inpari 42 sebanyak 3,810 ton. Distribusi varietas Inpari 33 sebanyak 240 kg, Inpari 32 sebanyak 395 kg dan Inpari 42 dititipkan dan kerjasama dengan toko benih untuk dipasarkan sebanyak 1 ton.

Hal  ini dilakukan untuk mempercepat proses diseminasi. Untuk produksi benih sumber  kedelai  total benih yang dihasilkan sebanyak 13,096 ton; dengan rincian 650 kg dihibahkan ke pak Ali penangkar Kedelai Desa  Nggembe Kecamatan Bolo serta ke Latif di Desa Suromandi Kecamatan Suromandi Kabupaten Bima sebanyak 250 kg. serta telah terserap keprogram Dinas untuk PNBP sebanyak 11,568 ton. Sementara  untuk benih sumber kedelai biosoy target telah terlampui dengan total produksi 6,510 Ton, dengan rincian BD 2,700 ton dan  BP sebanyak 3,810 ton.

Web Analytics