Berita

Peluang Penggunaan Energi Listrik di Lahan Pertanian

Pin It

Pada lahan pertanian yang sempat disurvey yaitu di lokasi kegiatan peningkatan IP Pajale di wilayah Desa Tanak Rarang.  Untuk mengairi seluas 29 ha bersumber dari air kali yang dipompa dan ditampung di bukit selanjutnya  didistribusikan ke lahan disekitarnya melalui saluran air dan pipa (Info dari Pak Gase Ketua P3A).  Berdasarkan informasi operator mesin pompa, bahwa untuk mengairi 1 ha lahan memerlukan waktu 2-3 jam.  Biaya yang harus dikeluarkan untuk mesin pompa adalah sebesar 70.000 rupiah per jam (sudah termasuk bahan bakar dan biaya operasional mesin).  Kondisi sekarang bahan bakar solar sulit didapat, sehingga jumlah solar yang bisa diadakan tidak cukup untuk memompa air untuk kebutuhan lahan disekitarnya.

Biaya memompa air yang cukup besar ini bisa dihemat dengan menggunakan energi yang berasal dari listrik, namun perlu mengganti mesin diesel (sebagai penggerak) dengan dinamo.  Hal ini akan didiskusikan oleh pihak PLN apakan dimungkinkan untuk dilaksanakan.  Jaringan listrik tersedia di dekat mesin pompa.

Web Analytics