Berita

Tahapan Sertifikasi Benih

Pin It

Ketersediaan varietas unggul baru (VUB) tanaman padi berdaya hasil tinggi yang telah dirilis cukup banyak, namun upaya penangkarannya untuk mendukung ketersediaan benih masih sangat terbatas, terutama pada sentra-sentra produksi padi.  Ketersedian benih varietas unggul sangat berpengaruh terhadap produktivitas tanaman pangan. Badan Litbang Pertanian telah menghasilkan berbagai jenis varietas unggul baru tanaman padi yang berdaya hasil tinggi.  

Keberadaan Unit Pengelola Benih Sumber (UPBS) adalah untuk   mendukung   pengembangan   benih   padi   bermutu.  Penggunaan benih unggul dapat dirasakan manfaatnya oleh petani jika didukung oleh ketersediaan benih yang tepat baik jenis, jumlah dan harganya.  Guna meningkatkan adopsi petani terhadap penggunaan benih unggul terutama VUB, dimana UPBS BPTP NTB sebagai penyedia benih sumber.  Upaya perbanyakan benih bermutu, berkualitas dan bersertifikat yang dikeluarkan oleh  Balai Pengawasan dan Sertifikasi Benih (BPSB).  Institusi  pemerintah ini yang memiliki tugas dan fungsi melakukan pengawasan dan sertifikasi benih bersertifikat dan berlabel yang diproduksi oleh produsen benih. 

Pengambilan sampel calon benih sebar padi varietas Inpari 32, 33 dan 42 telah dilaksanakan oleh tim dari BPSB Provinsi NTB (15/09/2020).  Untuk mengetahui mutu benih yang dihasilkan setelah dinyatakan lulus lapangan maka perlu diuji mutunya di laboratorium oleh analis benih, yang meliputi uji kadar air, kemurnian, kotoran benih, campuran varietas lain, benih tanaman lain, dan daya tumbuh.  UPBS hanya dilegalkan untuk menyebarkan benih yang telah bersertifikat.

Web Analytics