Berita

Panen Padi di Wilayah Kecamatan Sandubaya Kota Mataram

Pin It

Tiada hari tanpa panen padi, terus terapkan pola tanam sehat dengan optimalkan air yang ada untuk pengairan di sawah. Sektor pertanian adalah sektor yang harus tetap eksis dan bahkan dituntut untuk meningkatkan produktivitas di tengah pandemik virus yang melanda negara kita saat ini. Kebutuhan pangan untuk masyarakat harus tetap dipenuhi, dan itulah kenapa sektor pertanian harus menjadi yang terdepan melindungi dan bersama masyarakat melawan wabah ini. Untuk itu, Kementerian Pertanian bersama semua unsur dan infrastruktur yang bekerja keras, serta mendorong petani untuk meningkatkan produksi pangan.

Sabtu, 28/03/2020 melaksanakan kegiatan panen padi di beberapa lokasi di Kelurahan Selagalas dan Kelurahan Mandalika Kecamatan Sandubaya Kota Mataram. Bulan Maret 2020 di kedua lokasi ini telah dan akan panen padi dengan total luasan 30 ha di Kelurahan Selagalas dan 14,5 ha di Kelurahan Mandalika.

Bersama dengan Kasi dari Dinas Pertanian Kota Mataram Ir. Nunung, Koordinator BPP Rumli dan Penyuluh setempat Lalu Abdullah dari BPP Sandubaya kami menyempatkan untuk langsung mencari informasi terkait dengan panen padi.  Beberapa informasi di peroleh dari Ketua Kelompok tani Tegal Jaya II Haji Khairudin Hari ini panen padi seluas 5 ha yang dilakukan sejak pagi hari, menggunakan Combine Harvester.  Satu unit Combine Harvester ukuran sedang dapat memanen seluas 5 ha. Untuk memanen padi mulai dilakukan jam 8 pagi agar kondisi tanaman padi tidak terlalu basah oleh embun. Tanaman padi yang basah akan memperlambat kerja alat pemotong dan tentu target luasa lahan yang dipanen akan berkurang.

Produktivitas padi yang diperoleh untuk di sekitar Kelurahan Selagalas adalah berkisar 6 – 7 t/ha GKP. Varietas padi yang ditanam adalah Inpari 32 berasal dari bantuan Dinas Pertanian Kota Mataram. Harga Gabah saat ini lebih rendah di banding pada akhir tahun 2019 lalu yaitu berkisar Rp 4.500 / kg GKP. Pada akhir tahun 2019 harga gabah Rp 5.500 /kg GKP. Ketua Kelompok tani berharap agar harga gabah tidak terus turun karena berdasarkan pengamatannya kedepan mulai panen raya kekhawatiran harga akan turun lagi.

Penyuluh gaungkan pelayanan prima petani sejahterakan untuk senantiasa hadir kawal produksi pangan berkelanjutan bersama petani untuk menjamin ketersediaan pangan.  (Farida SM)

Web Analytics