Berita

Percepatan Pemasalan Teknologi Bersama Pemerintah Daerah

Pin It

Upaya meningkatkan percepatan diseminasi inovasi teknologi peternakan sedang dalam proses pelaksanaan melalui kerjasama antara Balitbangtan BPTP NTB dengan Fakultas Peternakan UNRAM  pada Project Indobeef.  Diawali dengan  pelaksanaan Workshop Scalling Institution (02 Maret 2020) yang bertema Peningkatan Nilai Produksi Peternakan Sapi pada Peternak Kecil di Kabupaten Dompu. Workshop dilaksanakan dengan tujuan meningkatkan pemahaman peserta dalam melakukan proses pendampingan pada peternak kecil dalam mengintroduksikan teknologi untuk meningkatkan produksi.

Workshop yang dilaksanakan selama 2 hari diikuti oleh 40 orang yang terdiri dari Kepala Bidang, Kepala Seksi Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Kabupaten Dompu, petugas teknis dinas, kepala UPTD, penyuluh lapangan (PPL), inseminator, dan paramedis. Pembukaan oleh Kepala Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Kabupaten Dompu. Dalam kata sambutannya disampaikan bahwa berbagai materi yang berkaitan dengan metode pemasalan teknologi yang baik dan tepat serta materi-materi teknis yang berkaitan dengan teknologi dapat meningkatkan produksi ternak sapi. Materi yang disampaikan diantaranya bidang sosial ekonomi yaitu: visioning, peningkatan kelembagaan, prinsip dasar komunikasi dan fasilitasi pembangunan pertanian. Untuk materi teknis, disampaikan prinsip dasar pengelolaan hijauan pakan ternak (HMT), prinsip dasar pembiakan sapi, dan prinsip dasar penggemukan sapi.

Untuk dapat mengetahui kondisi eksisting peternakan sapi di wilayah setempat, peserta workshop diminta merefleksi tentang bagaimana mereka bekerja dan apakah memiliki visi untuk dirinya dan organisasi dalam bekerja. Untuk itu mereka diminta membuat visi sesuai mimpi (harapan) mereka di bidang peternakan yang tentunya bisa dicapai sesuai dengan tugas dan fungsi masing-masing dari mereka.

Pada hari kedua workshop dilaksanakan di rumah ketua kelompok tani “Ni’u Monca” Desa Dore Bara yang mana kelompok ini merupakan node atau kelompok kunci yang menjadi percontohan untuk kelompok lainnya dalam berusaha ternak. Selanjutnya para peserta workshop beramah tamah dengan peternak dan berdiskusi untuk mengetahui pola beternak yang dilakukan.

Diakhir kegiatan peserta diminta berdiskusi tentang apa saja hal baru yang diperoleh dari kegiatan workshop selama 2 hari, apa saran dan masukan peserta workshop untuk kelompok ternak, dan apa rencana kerja mereka selama 3 bulan ke depan sesuai tugas dan fungsi mereka dalam meningkatkan nilai produksi ternak sapi pada peternak kecil.  (Rahmatullaila)

Web Analytics