Berita

Monitoring Pembibitan Kambing Boerka di IPPTP Badas

Pin It

Lokasi pembibitan Kambing Boerka yang mulai kegiatan pada akhir  tahun 2017 untuk pembangunan kandang dan fasilitas untuk budidaya seperti penyediaan tempat penggembalaan yang dilengkapi dengan tempat minum dan tempat pakan.  Kedatangan kambing Boerka yaitu setelah gempa bumi melanda provinsi NTB khususnya di Pulau Lombok, yaitu bulan September 2018.  Jumlah kambing Boerka yang didatangkan untuk dipelihara di lokasi pembibitan berjumlah 100 ekor yang terdiri dari 90 ekor betina dan 10 ekor jantan. Perjalanan perkembangan ternak ini juga mengalami permasalahan diantaranya ketersediaan sumber pakan hijauan di sekitar kandang, adaptasi ternak terhadap lingkungan termasuk bahan pakan yang diberikan untuk memenuhi keterbatasan hijauan yang dapat disiapkan.  Kekeringan yang terjadi umumnya pada 2/3 tahun terakhir menyebabkan sumber pakan semakin terbatas sehingga terjadi kematian cempe.  Oleh karena itu pada TA 2020 dilaksanakan kegiatan perbaikan pakan dan reproduksi kambing Boerka untuk dapat menghasilkan teknologi yang spesifik lokasi. 

Saat ini Kambing Boerka yang merupakan  hasil pemuliaan oleh Loka Penelitian  Kambing Potong (Lolitkapo) Sei Putih Sumatera Utara di pembibitan kambing Boerka di Desa Bangkong, Kecamatan Labuah Badas, Kabupaten Sumbawa kini mulai berkembang.  Balitbangtan BPTP NTB sedang melaksanakan kegiatan  pembibitan kambing Boerka, yang nantinya akan didistribusikan kepada kelompok peternak.  Lokasi pembibitan kambing Boerka sekarang telah menjadi Instalasi Pengkajian dan Pengembangan Teknologi Pertanian (IPPTP Badas). Kerjasama dengan DInas Peternakan dan Kesehatan Hewan Kabupaten Sumbawa yang memberikan fasilitas lahan untuk menjadi lokasi dibangunnya kandang kambing modere yang mencontoh bentuk kandang kambing di Lolitkapo Sei Putih.

Sistem pemeliharaan yang diterapkan adalah semi intensif, pada siang hari kambing digembalakan di sekitar kandang.  Menjelang sore hari kambing kembali dimasukkan ke dalam kandang.  Pemberian pakan 2 kali sehari (pagi dan Malam).  Pakan tidak sepenuhnya hijauan juga ditambahkan pakan penguat dan pakan tambahan.  Pada kegiatan TA 2020 yaitu pengkajian pakan lengkap untuk meningkatkan produktivitas dalam reproduksi.  Diharapkan dapat diperoleh teknologi spesifik lokasi untuk dapat meningkatkan jumlah anak sekelahiran dan menekan angka kematian cempe.

IPPTP Badas juga menjadi tempat magang, PKL dan Prakerin baik dari perguruan tinggi maupun sekolah menengah kejuruan.  Telah 2 periode PKL yang dilakukan oleh mahasiswa perguruan tinggi swasta di Sumbawa yaitu Fakultas Peternakan Universitas Samawa (UNSA).  Pada tahun 2019 juga dijadikan sebagai lokasi kunjungan dan belajar atau studi banding dari mahasiswa UNSA.  Di sini mereka dapat secara langsung belajar dan praktik : system pemeliharaan Kambing secara Semi Intensif, teknologi Kambing Boerka yang tidak terdapat di tempat lain, belajar manajemen perkawinan yang diterapkan dan pemberian pakan serta biosekuriti.  Tentu menjadi harapan kita bahwa melalui IPPTP Badas dengan kegiatan Pembibitan Kambing Boerka dapat memberikan pengetahuan kepada masyarakat luas dan memberikan manfaat kepada masyarakat.  Diharapkan pula bahwa kambing Boerka sebagai salah satu produk teknologi Badan Litbang Pertanian dapat juga dinikmati oleh masyarakat dengan penyebarluaskan ternaknya (Kambing Boerka) maupun teknologi pemeliharaannya (SWR)

Web Analytics