Berita

Balitbangtan BPTP NTB Menjadi Komando Strategis Pembangunan Pertanian Wilayah NTB

Pin It

Balitbangtan BPTP NTB akan menjadi komando strategis wilayah pembangunan  pertanian di NTB untuk mendukung program Kostratani Kementerian Pertanian.yang berbasis di kecamatan, dalam mewujudkan kedalulatan pangan  nasional. Kostratani akan melibatkan semua pasukan dari unsur 16 tenaga fungsional antara lain penyuluh pertanian, POPT, Medik Veteriner, pengawas benih ternak, serta Poktan/Gapoktan, Koramil dan Polsek. Hal tersebut disampaikan Kepala Balitbangtan BPTP NTB DR.Ir. Awaludin, MSi pada acara Exspo Teknologi Lahan Kering di Instalasi Penelitian dan Pengakajian Teknologi Pertanian (IPPTP) Balitbangtan BPTP NTB, Selasa 20/11/2019. Acara dihadiri oleb Bupati Lombok Timur, Piminanan DRPRD Lombok Timur, SKPD terkait, penyuluh pertanian se Kabupaten Lombok Timur, peneliti dan penyuluh BPTP NTB.

Lebih lanjut Kepala BPTP mengungkapkan arahan Menteri Pertanian bahwa pertanian kedepan harus maju, mandiri, dan modern khususnya dalam mengembangkan tanaman pangan sehingga masyarakat  sejahtera, dimanam 267 juta  jiwa masyarakat Indonesia harus terjamin kebutuhan pangannya, termasuk  513.juta jiwa masyarakat NTB.

“Menyikapi arahan Menteri Pertanian, BPTP akan melakukan percepatan peningkatan produktivitas dengan melakukan diseminasi berbagai hasil pengkajian inovasi teknologi berbagai komoditas pertanian antara lain teknologi tanaman pangan, hortikultura, perkebunan maupun perternakan dan melengkapi data pertanian mendukung Kostratani”, tambah Kepala BPTP NTB.

Dalam kesempatan yang sama Bupati Lombok Timur H. Sukiman Azmi melakukan panen jagung Hibrida Nasa 29 bersama kepala BPTP yang dikuti oleh semua peserta. Selain itu Bapak Bupati mengunjungi berbagai demplot teknologi pertanian yang ada di IPPTP  antara lain  Demplot tanaman SDG Sorgum, pemeliharaan Ayam KUB dan mengunjungi stand pameran hasil pengkajian Balitbangtan BPTP NTB. Bapak Bupati dalam kesempatan yang sama memberikan secara simbolis bantuan kepada Kelompok Tani berupa:  benih padi, jagung, bibit mangga, bibit asam manis dan DOC ayam KUB. Menurut Bapak Bupati Inovasi pertanian merupakan salah satu tumpuan dalam menghadapi perubahan pengelolaan lahan kering karena sebagian besar lahan di Kabupaten LomboK Timur merupakan hamparan lahan kering dimana penggunaanya masih 15 persen. Untuk itu berbagai inovasi teknologi yang dihasilkan oleh BPTP agar dikembangkan di Lombok Timur.  Bahkan Bupati juga mengingnkan adanya MOU dengan Balitbangtan BPTP dalam menyiapkan kebutuhan benih. (M.Faesal Matenggomena, Nurul Agustisni)

Web Analytics