Berita

Sinkronisasi Hasil-Hasil Litkaji Dan Programa Penyuluhan Pertanian Di Kabupaten Lombok Barat

Pin It

Balai Pengkajian Teknologi Pertanian (BPTP) Nusa Tenggara Barat berperan menyediakan informasi inovasi pertanian  sebagai media percepatan hilirisasi inovasi pertanian hasil Balitbangtan. Agar program pembangunan pertanian yang ada pada dinas berbasis inovasi, maka perlu diselaraskan dengan issue-issue strategis pengembangan inovasi hasil pengkajian dengan melihat potensi dan kemampuan wilayah yang spesifik lokasi untuk dijadikan programa penyuluhan pertanian di tingkat Provinsi.

Tahun 2019 BPTP Balitbangtan NTB akan melaksanakan kegaiatan Sinkronisasi Hasil-Hasil Litakaji dan Programa pusat dan daerah. Agar teknologi hasil Litkaji dapat di dikembangkan di daerah NTB, BPTP Balitbangtan NTB melakukan upaya penyesuaian programa pertanian pusat dengan rencana  programa penyuluhan pertanian di tingkat Provinsi/ Kabupaten/kota. Dalam rangka tersebut BPTP NTB perlu  berkoordinasi serta mensinkronisasi dengan Dinas Pertanian Provinsi/Kabupaten/Kota. Pada Kamis (14/02/ 2019) BPTP Balitbangtan NTB telah melaksanakan pertemuan dan diskusi dengan Kepala Bidang penyuluhan dan para Penyuluh Pertanian   Dinas Pertanian Kabupaten Lombok Barat.  Selanjutnya tim BPTP Balitbangtan NTB melakukan pertemua serupa di tingkat UPTDPP Kecamatan Gerung pada Selasa (26/02/2019). Peserta yang hadir berjumlah  21 orang, terdiri dari Koordinator Penyuluh Pertanian Kabupaten Lombok Barat, Penyuluh Provinsi NTB, Kepala Perpustakaan BPTP NTB, Penyuluh BPTP NTB, Kabid Penyuluhan Pertanian Dinas Pertanian Kabupaten Lombok Barat, Kepala UPTTD se Kabupaten Lombok Barat.

Tujuan dari pelaksanaan kegiatan Koordinasi dan Sinkronisasi Hasil – Hasil Litkaji BPTP – NTB  adalah: 1). Menyelaraskan program pembangunan pertanian dinas teknis dengan substansi programa penyuluhan pertanian tingkat Kabupaten Lombok Barat dan issue-issue strategis pengembangan inovasi hasil litkaji, 2). Memberi acuan penerapan inovasi melalui berbagai media dan metoda, yang mudah diadopsi oleh pengguna (pelaku utama, pelaku usaha dan stakeholder), dan 3). Menyusun matriks programa penyuluhan di tingkat Kabupaten Lombok Barat.  Dengan disusunnya matriks programa penyuluhan tersebut, maka diperoleh bahan untuk merencanakan temu aplikasi paket teknologi pertanian, temu teknis inovasi pertanian, kaji terap inovasi teknologi dan display hasil inovasi pertanian. (H.Sahram)

Web Analytics