Berita

Training Of Trainer (TOT) Bimtek Pendamping Desa Program# Bekerja Di Kecamatan Praya Timur Dan Praya Barat Kabupaten Lombok Tengah

Pin It

Training of Trainer (TOT) bagi petugas pendamping Desa Praya Timur  dan Praya Barat Kegiatan Program Bedah Kemiskinan Rakyat Sejahtera (#Bekerja) Kabupaten Lombok Tengah Provinsi Nusa Teggara Barat telah melaksanakan kegiatan di ruang aula kantor Camat Praya Timur dan Kantor Camat  Praya Barat hari Rabu dan Kamis (26-27/ 09/ 2018).

Kegiatan TOT Bimtek Pendamping Desa dihadiri oleh penanggung jawab tingkat Provinsi maupun   Kabupaten, Kepala BPTP Balitbangtan NTB Balai, seluruh korlap yang berasal dari BPTP NTB, seluruh panitia Bimtek, Kepala Desa  dari 10 Desa, seluruh pendamping Desa, dan camat/sekcam Praya Timur, dan Praya Barat.

Kegiatan diawali dengan sambutan dari Kepala BPTP Balitbangtan NTB Dr.Ir.M.Saleh Mokhtar.MP,  dalam sambutannya dikatakan bahwa  program #Bekerja selain berupa bantuan berupa ayam yang dilengkapi dengan vitamin, vaksin,  obat2an, pakan dan lainnya  juga diberikan pendampingan dalam pemeliharaan ayam KUB.   Oleh karena itu dilaksanakan Bimtek dilaksanakan secara berjenjang  dari koordinator lapang (Korlap)  di BPTP NTB, koordintor pendamping Kecamatan, dan koordinator pendamping Desa. Tujuan   Bimtek  adalah memantapkan   kopetensi pendamping desa program #Bekerja di Kabupaten Lombok Tengah, sedangkan  out putnya adalah meningkatnya kapasitas atau kopetensi dari petugas pendamping. Harapan dari Kepala BPTP Balitbantan NTB adalah memohon kepada  peserta sasaran dalam mengikuti acara ini harus fokus “karena kita punya tangung jawab yang sangat besar dan mulia untuk mensejahterakan rakyat yang masih kurang beruntung” demikian disampaikan.

Selanjutnya pengarahan disampaikan oleh pejabat yang mewakili Penanggungjawab Kabupaten Program #Bekerja (Dr Landiyani Widowati) mengharapkan bahwa selaku pendamping kami mohon dengan sangat untuk dapat melaksanakan  atau mensukseskan program Bekerja, yang merupakan salah satu program pemerintah untuk meningkatakn pendapatan rumah tangga petani. Menurut Dr Landiyani bahwa katagori pendapatan rumah tangga tani di Indonesia masih dibawah Rp 350.000 per bulan, dengan harapan nantinya umur ayam 5 atau 6 bulan  walaupun belum dapat dijual dapat digunakan untuk  dikonsumsi untuk meningkatkan asupan protein supaya tingkat kesehatan dan kecerdasan generasi mendatang terjamin. “Bapak dan Ibu Pendamping adalah ujung tombak kami sehingga diharapkan  mau dan siap melaksanakan  Program #Bekerja karena untuk kesejahteraan masyarakat rumah tangga miskin  di Kabupaten  Lombok Tengah. Pesan kami setiap minggu laporan diserahkan kepada Korlap, sehingga pendamping setiap hari dapat  mengecek ke RTMnya” demikian harapan yang disampaikan Dr.Lindiyani.

Selanjutnya acara Bimtek/TOT diakhiiri dengan dibukanya secara resmi  TOT Bimtek  oleh Penanggung jawab Provinsi Program #Bekerja Dr. Drh Indi Dharmayanti, dalam arahannya semoga para ujung tombak program  Bekerja di Lombok Tengah dapat komit dalam melaksanakan Program #Bekerja. Kegiatan Bimtek dilanjutkan  dengan penyampaian materi pertama yaitu tentang budidaya ayam KUB oleh peneliti BPTP NTB Dr. Tanda Sahat Panjaitan, dilanjutkan dengan materi kesehatan hewan yang di sampaikan langsung oleh narasumber yang berasal dari Balitnak Dr. Drh.Harimurti Nuradji.

Selanjutnya pemaparan materi pertama   tentang bagaimana perawatan ayam DOC dari ayam KUB sejak di droping sampai pemeliharaannya.  Materi kedua tentang kesehatan hewan, di sampaikan oleh Dr.Drh. Harimurti Nuradji informasi yang disampaikan tentang faktor-faktor yang menyebabkan penyakit dan penyebab penularannya. Materi ketiga tentang  hortikultura yang disampaikan oleh narasumber dari  penyuluh BPTP Balitbangan NTB Baiq Arie Sudarmayanti, SP,  materi ini penting karena selain ayam, RTM juga akan diberikan benih sayur dan pepaya.  Sehingga pendamping diberikan pemahaman tentang budidaya hortikultura dari perbenihan, penyiapan media tanam, persemaian, penanaman, dosis pemupukan, pengendalian hama dan penyakit secara nabati sampai panen. Materi dilanjutkan ke budidaya kelapa dalam yang disampaikan oleh peneiti BPTP Balitbangtan NTB Dr. Yohanes Geli Bulu. Materi terakhir disampaikan oleh Dr.Drh Nurul Hilmiati tentang mekanisme pelaporan, tugas dan fungsi pendamping desa  UPKK, Korlap, dan koordinator pendamping.  (Nurul Agustini dan Baiq Ari, S)

Web Analytics