Berita

Koordinasi Dan Verifikasi CP/CL Perbenihan Jambu Mete Di Kab. Lombok Tengah

Pin It

Menindak lanjuti pelaksanaan kegiatan perbenihan komoditas srategis tanaman jambu mete tahun 2018, maka sebelum dilakukan pendistribusian benih kepada kelompok tani diperlukan koordinasi terutama dengan pemerintah daerah kabupaten.  Salah satu kabupaten yang telah menyiapkan Calon petani dan Calon lokasi (CP/CL) untuk komoditas jambu mete adalah Kabupaten Lombok Tengah.

Langkah koordinasi yang telah dilaksanakan bersama  Bidang Perkebunan Dinas Pertanian Kabupaten Lombok Tengah, Bapak Iskandar Jauhari, BSc adalah dalam rangka pemantapan CP/CL yang akan menanam jambu mete dari benih yang diproduksi oleh BPTP Balitbangtan NTB.  Tim BPTP Balitbangtan  NTB  mengharapkan kerjasama yang baik dari Dinas Pertanian untuk menyiapkan CP/CL sekaligus mengajukan usulan pada Dinas Pertanian dan Perkebunan Propinsi NTB untuk dapat menerbitkan SK Penetapan CP/CL. Penanggungjawab kegiatan perbenihan tanaman jambu mete Ir. Sudarto, menyampaikan bahwa kegiatan perbenihan jambu mete yang dilakukan BPTP Balitbangtan NTB sebanyak 10.000 bibit,  akan didistribusikan di dua kabupaten pada bulan Desember 2018. Dijelaskan pula bahwa bantuan tersebut adalah berupa hibah,  BPTP hanya menyediakan benih jambu mete siap salur (umur 3- 6 bulan) tanpa adanya bantuan lain.

CP/CL yang diusulkan Kabidbun Dinas Pertanian Kabupaten Lombok Tengah merupakan wilayah pengembangan jambu mete yang berada di desa Montong Ajan, kecamatan Praya Barat Daya. Calon lokasi adalah wilayah desa yang berada paling selatan di Kecamatan Praya Barat Daya yang berjarak sekitar 45 km dari kota Praya. Wilayah ini  merupakan daerah lahan kering beriklim kering dengan sifat hujan yang eratik. Kondisi lahan bergelombang dengan kemiringan lahan lebih kurang 60 derajat dan umumnya sudah terbentuk terasiring dengan jarak antar teras 5 – 10 meter. Kelompok tani yang diusulkan untuk pengembangan tanaman jambu mete seluas 65 ha dengan jumlah populasi 6.500 pohon, diantaranya adalah kelompok tani Nunggur Jaya (14 ha/1.400 phn), Mele Maju (10 ha/1.000 phn), Maju Bersama (14 ha/1.400 phn), Payung Mas (10 ha/1.000 phn), Bije Kembar (7 ha/700 phn) dan kelompok tani Al Ikhtiar (10 ha/1.000 phn).

Selanjutnya  dilakukan verifikasi  calon lokasi pengembangan tanaman jambu mete didampingi oleh tenaga harian lepas (THL) bidang perkebunan dari Dinas Pertanian Kabupaten Lombok Tengah Lalu Syofan Hadi dan salah satu ketua Kelompok Tani yaitu  Bapak Mansyur  Kelompok tani Nunggur Jaya.

Menurut Mansyur sejak terbentuknya kelompok tani sangat menginginkan daerahnya hijau. Upaya penghijauan sudah dilakukan dengan penanaman pohon turi, namun keberadaan pohon turi tersebut tidak bertahan lama karena daunnya banyak dimanfaatkan untuk pakan ternak, sedangkan tanaman jambu mete yang sudah tua telah dilakukan penebangan dan belum ada peremajaan kembali. Dengan adanya rencana pengembangan tanaman jambu mete oleh Dinas Pertanian Lombok Tengah bekerja sama dengan BPTP Balitbangtan NTB disambut d positif karena tanaman jambu mete dapat menghijaukan lahan dan sebagai tambahan pendapatan petani selain tanaman semusim yang diusahakan selama ini. Ucapan terima kasih juga disampaikan oleh Dinas Pertanian kabupaten Lombok Tengah dan petani calon penerima benih kepada BPTP Balitbangtan NTB yang akan membantu menyediakan benih jambu mete. Diharapkan dengan pengembangan jambu mete nantinya wilayahnya dapat hijau dan pendapatan petani bertambah. (Sudarto dan Yohanes G.Bulu)


Web Analytics