Berita

Rapat Koordinasi Dan Workshop UPSUS Tahun 2018 Di Mataram

Pin It

Sebagai salah satu daerah lumbung pangan nasional, Provinsi NTB terus berupaya untuk mempertahankan swasembada berkelanjutan komoditi  padi, jagung, dan kedelai melalui program UPSUS.  Sejak tahun 2015,  Kementerian Pertanian telah meluncurkan beberapa program antara lain; pendampingan penerapan teknologi pertanian spesifik lokasi dan pengawalan/pendampingan UPSUS swasembada pangan.

Untuk memantapkan program UPSUS PAJALE tahun 2018 di NTB, BPTP Balitbangtan NTB telah melaksanakan Rapat Koordinasi dan Workshop  Pendampingan UPSUS PAJALE selama 2 hari yaitu tanggal 14 – 15 Februari 2018 di Hotel Golden Palace Mataram,  . Acara dibuka secara resmi  oleh Kepala Dinas Pertanian dan Perkebunan Provinsi NTB mewakili Sekda Provinsi NTB yang dirangkai dengan penyerahan sertifikat tanda daftar varietas tanaman lokal kepada kepala Dinas Pertanian kabupaten/kota se- NTB.

Peserta yang hadir berjumlah 116 orang terdiri dari perwakilan Komandan Korem 162/Wirabhakti, penanggung jawab Upsus NTB, Kepala Biro Ekonomi dan pembangunan Setda NTB, Kadis Pertanian dan Perkebunan Provinsi NTB, Kadis Ketahanan Pangan Provinsi NTB, Komandan  Kodim se-NTB, Kepala Divre Bulog NTB, Kepala BPS Provinsi NTB, Kepala Stasion Meterologi BMKG NTB, Kepala BPPSDMP NTB, Kepala BB Biogen (PJ Upsus Lombok), Kepala BPTP Balitbangtan NTB (PJ Upsus Sumbawa), tim teknis dan LO  BPTP Balitbangtan NTB, Koordinator Bidang Penyuluhan BPPSDMP NTB, Kepala UPTD Pertanian kota/kab se-NTB, Koordinator Penyuluh pertanian kota/kabupaten se-NTB, koordinator POPT NTB, dan Pasiter Kodim kota/kab se-NTB.

Kepala BPTP Balitbangtan NTB Dr. Ir.M. Saleh Mokhtar MP menyampaikan bahwa tujuan kegiatan rapat koordinasi dan workshop antara lain evaluasi terhadap capaian luas tanam komoditi : padi, jagung dan kedelai pada periode bulan Oktober dan Februari 2018, evaluasi luas panen padi, jagung dan kedelai bulan Januari sampai Maret 2018, mensinkronkan program dan kegiatan antara instansi dalam pelaksanaan UPSUS Pajale 2018 di Provinsi NTB, meningkatkan kompetensi petugas (petugas data, Babinsa, dan penyuluh) dalam menyampaikan laporan,  dan penyuluhan, bimbingan/pendampingan teknologi mendukung UPSUS Padi, jagung dan kedelai.

Dalam kesempatan tersebut disampaikan pula  materi rakor UPSUS dan materi workshop/Bimtek tentang teknologi yang  terkait dengan padi, jagung, kedelai  bagi tenaga pendamping di lapangan serta mensikronkan data LTT setiap kab/kota .

Sementara  Sekda Provinsi NTB yang diwakili oleh Kepala Dinas Pertanian Provinsi NTB  Ir, Husnul Fauzi MSi dalam sambutannya menegaskan agar mengadopsiinovasi agar dapat mengoptimalkan lahan yang belum termaanfaatkan sehingga meningkatkan produksi. Kepala BPTP Balitbangtan NTB telah berkomitmen untuk menyebarluaskan teknologi spesifikasi di NTB sehingga perlu terus disosialisasikan secara lebih massif agar peningkatan produksi dan produktivitas padi, jagung, kedelai dapat tercapai sesuai harapan.Husnul mengharapkan, agar koordinsasi ini  dapat dilakukan secara berkesinambungan  melalui karjasama antara stakeholder bersama BPTP Balitbangtan NTB sebagai perpanjangan tangan Kementerian pertanian.

Untuk meningkatkan kompetensi petugas pendamping UPSUS, disampaikan materi hasil pengkajian BPTP Balitbangtan NTB mendukung program UPSUS PAJALE oleh peneliti dan penyuluh BPTP Balitbangtan NTB dan sinkronisasi data tiap kabupaten/kota pada capaian target  LTT padi dari Oktober 2017 sampai 14 Februari 2018 dan rencana pencapian target LTT pada Bulan Maret 2018 sampai Bulan April-September (ASEP) 2018.

NTB Sebelum berakhirnya acara Rakor, peserta diberi kesempatan untuk mendiskusikan  tentang peningkatan IP dan produktivitas PAJALE melaui  sistem pelaporan luas tanam, penerapan teknologi, Pengendalian Hama Penyakit (PHP), data ubinan dan panen sebagai indikator keberhasilan  UPSUS PAJALE (MF. Matenggomena).

Web Analytics