Berita

Kunjungan Wakil Gubernur NTB Ke Kegiatan Sistem Pertanian Bioindustri Desa Setanggor, Lombok Tengah, NTB

Pin It

Wakil Gubernur NTB Muhammad Amin, SH, MH melakukan kunjungan kerja ke lokasi kegiatan sistem pertanian bioindustri berbasis kawasan integrasi tanaman ternak Desa Setanggor, Lombok Tengah (17/10/2017). Kunjungan tersebut dimaksudkan untuk melihat dari dekat aktivitas pemberdayaan masyarakat untuk pengentasan kemiskinan sehubungan dengan telah ditetapkannya Desa Setanggor sebagai Kawasan Wisata Halal Berbasis Sistem Pertanian Organik di Lombok Tengah. Kehadiran Wakil Gubernur NTB yang didampingi Kepala Satpol PP Provinsi NTB dan Dinas Pariwisata Lombok Tengah disambut meriah oleh masyarakat adat setempat bersama Kepala BPTP NTB Dr. Ir. M. Saleh Mokhtar, MP,  Tokoh Adat dan Tokoh Agama dengan menyuguhkan tarian adat Dulang Penamat yang dipandu Koordinator Kelompok Sadar Wisata Desa Setanggor Ida Wahyuni. Ida Wahyuni dalam pengantarnya menyatakan bahwa penetapan Desa Setanggor sebagai kawasan wisata halal pertanian organik didasarkan atas keberhasilannya dalam menerapkan berbagai inovasi teknologi pertanian yang berbasis organik. Keberhasilan tersebut menurut Ida tidak terlepas dari bantuan dan pembinaan Dr. Moh. Nazam, SP.MSi selaku penanggung jawab kegiatan pertanian bioindustri pada Balai Pengkajian Teknologi Pertanian NTB, antara lain peningkatan produktivitas dan kualitas hasil pertanian dan peternakan, pemanfaatan limbah tanaman dan ternak menjadi aneka produk yang memiliki nailai tambah sebagai sumber pendapatan masyarakat, seperti kompos, biourin, biogas, dan aneka olahan pangan berbasis bahan baku lokal. Lebih lanjut Ida mengatakan bahwa sosial budaya dan aktivitas masyarakat Desa Setanggor menjadi daya tarik tersendiri bagi wisatawan luar seperti Prancis yang dinyatakan dari testimoni mereka.

Wakil Gubernur dalam sambutannya menyampaikan terima kasih kepada Kepala BPTP NTB beserta jajarannya yang telah mengalokasikan kegiatannya guna membantu masyarakat Desa Setanggor dalam mengembangkan model pertanian bioindustri melalui pemanfaatan ilmu pengetahuan, teknologi dan keahlian yang dimiliki dengan memanfaatkan sumberdaya yang tersedia secara optimal. Muhammad Amin mengharapkan agar Organisasi Perangkat Daerah yang terkait baik provinsi maupun kabupaten ikut serta secara aktif membantu mensukseskan program wisata halan pertanian organik di Desa Setanggor. Amin juga mengajak masyarakat untuk terus memelihara warisan budaya lokal yang dimiliki secara baik serta meningkatkan pengamalan agama sebagai basis wisata halal, jangan sampai tergerus oleh budaya dari luar. Wisatawan yang datang dari luar diminta untuk menghormati agama dan budaya kita dan jangan sebaliknya generasi muda kita tergerus oleh budaya dari luar. Amin juga meminta para pemandu wisata untuk belajar bahasa asing yang lebih baik agar dapat menjadi pemandu yang baik.

Pada akhir kunjungannya Wakil Gubernur bersama masyarakat meninjau berbagai produk masyarakat setempat antara lain kain tenunan lokal, pupuk kompos, biourin serta mencicipi minuman susu kedelai yang disajikan oleh Kelompok Wanita Tani Tunas Rizki yang diketuai Inak Anto (Mnz).

Web Analytics