Berita

Peran Balitbangtan NTB dalam Perlindungan Varietas Tanaman Lokal di NTB

Pin It

BPTP Balitbangtan NTB telah melakukan beberapa kegiatan identifikasi  sumber daya genetik lokal yang ada  di NTB, hal ini merupakan  wujud perlindungan terhadap varietas tanaman lokal  NTB yang akan didaftrakan sebagai varietas lokal asli Indonesia.

Hal tersebut disampaikan oleh Kepala BPTP Balitbangtan NTB Dr.Ir M. Saleh Mokhtar MP sebagai salah satu nara sumber pada acara Koordinasi Teknis Permohonan Hak Perlindungan Varietas Tanaman pada hari Selasa (29/03/2017) di hotel Lombok Raya Mataram. Acara pembukaan  oleh Kepala Pusat Perlindungan Varietas Tanaman  Kementerian Pertanian  yang diwakilkan oleh Kepala Bidang PVT Ir. Erwin Suaib MM.   Acara Dihadiri oleh sekitar 60 orang yang terdiri dari Kepala Dinas Pertanian dan Perkebunan Provinsi NTB, Kepala BPTP Balitbangtan NTB, , Kepala Balai Pengawasan dan Sertifikasi Benih Tanaman Pangan dan Holtikultura Provinsi NTB, Perwakilan  Kepala Pusat Perlindungan  Varietas Tanaman (PVT) Dan Perizinan Kementerian Pertanian,  Perwakilan KTNA Provinsi NTB, Assosiasi Benih NTB, Komda Plasma Nutfah NTB, penyuluh pertanian Provinsi NTB, Penyuluh pertanian dan peneliti BPTP Balitbangtan NTB.

Lebih lanjut Saleh Mokhtar dalam pemaparannya menyebutkan 10 peranan BPTP Balitbangtan dalam perlindungan varietas tanaman sejak tahun 2013 yaitu : 1} Melakukan inventarisasi, karakterisasi, koleksi dan rejumenari, 2) Membantu proses pendaftaran Sumber Daya Lokal (SDG) potensial, 3) Mendiseminasikan usaha pelestarian dan perlindungan vaietas lokal, 4) Melakukan koordinasi dan konsultasi dengan pemerintah setempat, 5) Menyediakan materi SDG lokal untuk konservasi di Bank Gen, 6) Mengusulkan petani lokal sebagi petani pelestari SDG lokal, 7) Budidaya Varietas Unggul  secara bijaksana, 8) Menginisiasi pembentukan Komda SDG, 9) membuat peta sebaran SDG langka, 10) Sebagai ketua tim teknis dalam kegiatan percepatan pendaftaran varietas lokal.

Diakhir acara Kepala Pusat Bidang PVTP Kementerian Pertanian membacakan hasil rumusan yang berdasarkan hasil pemaparan nara sumber dari Dinas Pertanian dan Perkebunan NTB, BPSP -TPH NTB, BPTP Balitbantan NTB,  Pusat PVTP  Kementan dan saran dari peserta antara lain yaitu : 1) Provinsi NTB memliki potensi sumber daya genetik  yang banyak maka perlu pengelolaan dengan baik, 2) Beberapa kegiatan  pengelolaan sumber daya genetik telah dilakukan oleh BPSB-TPH provinsi NTB dan BPTP Balitbangtan NTB melalui kegiatan inventarisasi, karakterisasi, koleksi, dari 100 tanaman varietas Sumber Daya Lokal dan hasil pemuliaan, penyusunan disikripsi, sampai dengan kegiatan pendaftaran serta pelepasan varietas tanaman, 3) Perlindungan terhadap  SDG di NTB telah dilakukan melalui pendaftaran tanaman lokal dengan adanya sekitar 30 tanda daftar SDG dan pelepasan varietas tanaman 4) Diperlukan upaya khusus dalam rangka pengelolaan dan pelsetarian plasma nutfah melalui kegiatan peran serta masyarakat melalui dukungan dari pemerintah provinsi maupun daerah.  (MF. Matenggomena)

Web Analytics