Berita

Fokus Group Discussion Varietas Lokal Padi dan Sayuran di Kabupaten Lombok Utara

Pin It

Focus Group Discussion (FGD) varietas lokal padi dan sayuran telah dilaksanakan di Desa Gumantar, Kecamatan Kayangan, Kabupaten Lombok Utara (26/05/2017). FGD dihadiri sekitar 45 orang peserta terdiri dari unsur Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kabupaten Lombok Utara, UPTD Pertanian Kecamatan Kayangan, PPL, Peneliti BPTP Balitbangtan NTB, Kepala Desa dan petani Desa Gumantar. FGD bertujuan menumbuhkan kesadaran petani dan pihak terkait akan pentingnya pemahaman dan pendaftaran varietas lokal, mengiventarisasi dan mengidentifikasi varietas lokal tanaman padi dan sayuran dalam upaya pelestarian dan percepatan pendaftaran varietas lokal yang terdapat di Kabupaten Lombom Utara.

Menurut Fitratunnisa, SP MSi selaku penanggung jawab kegiatan menyatakan bahwa pelestarian Sumber Daya Genetic (SDG) sangat diperlukan sebagai upaya kita bersama untuk menjaga dan melindungi varietas lokal dari ancaman kepunahan yang disebabkan antara lain oleh perubahan habitat, masuknya spesies asing, eksploitasi berlebihan, perubahan iklim, pencemaran lingkungan, kebakaran hutan dan perubahan fungsi lahan. Lebih lanjut dikatakan bahwa Balai  Pengkajian Teknologi Pertanian (BPTP) Balitbangtan NTB mempunyai tugas pelayanan yaitu melaksanakan pengkajian dan mendiseminasikan inovasi teknologi spesifik lokasi serta mendukung program pemerintah untuk melestarikan keanekaragaman hayati tanaman pertanian  melalui pendaftaran varietas lokal yang ada dan dibudidayakan secara turun temurun oleh petani sebagai kekayaan sumber daya genetik NTB.

Kepala BPTP Balitbangtan NTB Dr.Ir.M.Saleh Mokhtar,MP dalam sambutannya menegaskan    bahwa menjaga kelestarian sumber daya genetik lokal  sangat penting agar tidak dikembangkan oleh negara lain, sehingga Badan Litbang Pertanian berusaha tetap menjaga varietas lokal di seluruh Indonesia yang disimpan di Bank Genetik. Melalui FGD diharapkan peserta dapat memberikan informasi tentang varietas lokal unggulan yang dibudidayakan secara turun temurun khususnya di Desa Gumantar untuk didaftarkan kepada Kementerian  Pertanian selanjutnya akan disimpan di Bank Genetik, dikembangkan dan dilepas sebagai varietas lokal Kabupaten Lombok Utara.

Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kabupaten Lombok Utara yang diwakili  Sekretaris Dinas   Wahyu Darmawan mengapresiasi kegiatan identifikasi varietas lokal padi yang dilakukan oleh BPTP Balitbangtan NTB. Kegiatan ini akan diusulkan menjadiprogram Pemerintah Kabupaten Lombok Utara untuk melindungi semua plasma nutfah lokal agar tidak punah.

Informasi yang di dapatkan dari hasil diskusi pada kegiatan FGD ini adalah: terdapat tujuh varietas padi lokal yang dibudidayakan secara turun temurun yang menjadi kawajiban adat dalam satu hamparan  oleh petani di Dusun Tenggorong   Desa Gumantar yaitu:  Pare Anyar, Reket Nanas, Pare Jarak, Reket Kondo, Pare Putih, Reket Bireng, Pare Agel. Adapun jenis sayur lokal terdiri dari Lengge, Komak Tokol, Komak Sunting, dan Lebui, selain itu ada juga jenis sorgum lokal yaitu Elas dan Jemawut. (MF. Matenggomena)

Web Analytics