Berita

Gebyar UPSUS SIWAB Dan Panen Pedet Di Provinsi Nusa Tenggara Barat

Pin It

Upaya khusus Sapi Indukan Wajib Bunting (UPSUS SIWAB) merupakan salah satu upaya percepatan kelahiran sapi dan kerbau dalam rangka mewujudkan komitmen pemerintah mengejar swasembada sapi yang ditargetkan Presiden Joko Widodo tercapai tahun 2026. Program ini menjadi fokus utama Direktorat Jenderal Peternakan dan Kesehatan Hewan pada tahun 2017. Target akseptor nasional sebanyak 4 juta ekor dan target kebuntingan sebanyak 3 juta ekor.

Dalam rangka memberikan apresiasi dan stimulasi atau akselerasi spirit kepada para peternak dan petugas peternakan dalam mencapai target UPSUS SIWAB 2017, maka Direktorat Perbibitan dan Produksi Ternak menyelenggarakan kegiatan Gebyar SIWAB dan Panen Pedet yang direncanakan sebanyak 5 kali dan Provinsi NTB dipilih sebagai lokasi Gebyar UPSUS SIWAB yang pertama. Gebyar SIWAB dan Panen Pedet Tahun 2017 Tingkat Nasional berlangsung pada Selasa (28/02/2017) di Komplek Agroeduwisata Banyumulek Desa Lelede Kabupaten Lombok Barat. Acara dihadiri oleh Wakil Gubernur NTB, Ketua DPRD Provinsi NTB, Perwakilan TNI dan POLRI, Bupati/Walikota atau yang mewakili se-NTB, Staf Ahli Menteri Bidang Investasi dan Lingkungan Hidup, Direktur Lingkup Dirjen PKH, Kepala Dinas Lingkup Peternakan seluruh Indonesia, Kepala UPT LIngkup Ditjen PKH seluruh Indonesia, Kepala BPTP Balitbangtan se-Indonesia, Para Petugas IB, PKB, dan ATR  di Provinsi NTB, Perwakilan Kelompok Ternak se-pulau Lombok.

Dalam Laporannya, Direktur Perbibitan dan Produksi Ternak  Dr. Ir Surachman, MP menyatakan bahwa kegiatan Gebyar UPSUS SIWAB di NTB mengundang 500 peserta serta mendatangkan 1000 ekor sapi Indukan dan 1000 ekor sapi Pedet dari peternak di Pulau Lombok dengan tujuan untuk mendorong masyarakat berpartisipasi dalam program SIWAB, terwujudnya sinkronisasi gerakan pusat dan daerah untuk mendukung UPSUS SIWAB tahun 2017 dan  simulasi pada setiap kegiatan UPSUS SIWAB antara lain panen pedet, IB massal, serta pelayanan kesehatan hewan.

Dalam kesempatan tersebut, Direktur Jendral Peternakan dan Kesehatan Hewan Kementerian Pertanian Drh. I Ketut Diarmita, MP menegaskan bahwa dipilihnya NTB sebagai lokasi penyelenggaran Gebyar SIWAB yang pertama karena Provinsi NTB memiliki jargon peningkatan populasi sapi dengan program Bumi Sejuta Sapi (BSS). Provinsi NTB juga merupakan sumber bibit sapi Bali yang paling disukai oleh daerah lain, sehingga Kementerian Pertanian  memprioritaskan Provinsi NTB untuk mengembangkan SIWAB. Diharapkan NTB akan menjadi gudang bibit sapi untuk memenuhi permintaan dari provinsi lain dengan target SIWAB 130.000 ekor/tahun.

Lebih lanjut Diarmita mengharapkan insimenator dapat bekerja keras demi meningkatkan populasi sapi di NTB melalui IB sehingga sapi tetap bunting, dan memberikan laporan jika terdapat permaslahan yang terjadi di lapangan.

Wakil Gubernur NTB H.Muhammad Amin SH,MSi dalam sambutannya menyampaikan bahwa kegiatan Gebyar SIWAB merupakan bagian dari komitmen dan ikhtiar kita untuk meningkatkan populasi sapi dan kerbau di NTB sebagai upaya mendukung program Bumi sejuta Sapi. Peningkatan populasi sapi dilakukan melalui IB dengan menerapkan sistim manajemen produksi. Menurut Wakil Gubernur, populasi sapi di NTB pada tahun 2016 mencapai 1,1 juta ekor, jumlah sapi bibit yang dikirim ke luar daerah setiap tahun mencapai 10.000 ekorlebih dan pengiriman daging mencapai 40-50 ribu ton per tahun..

Acara Gebyar Siwab ini dirangkai dengan simulasi IB massal  sebanyak 20 ekor sapi oleh Wakil Gubernur NTB, Dirjen PKH, Bupati Lombok Barat dan beberpa pejabat lainnya. Pada acara tersebut juga diserahkan bantuan peralatan dari Kementan kepada peternak di NTB dengan nilai bantuan mencapai 26 Milyar. Disamping itu diserahkan pula Surat Keputusan Menteri Pertanian kepada Pemerintah Kabupaten Lombok Tengah sebagai sumber bibit sapi Bali di NTB. Kemudian dilanjutkan dengan temu wicara yang dipimpin langsung oleh Dirjen Peternakan dan Kesehatan Hewan Kementerian Pertanian.  BPTP Balitbangtan NTB juga berpartisipasi pada kegiatan pameran mini dengan materi yang didisplay adalah hasil-hasil pengkajian BPTP Balitbangtan NTB mendukung UPSUS SIWAB dan Gertam Cabai di Provinsi NTB. (MF.matenggomena dan Nurul agustini).

Web Analytics