Berita

Gerakan Tanam Cabai di Lingkungan Kantor BPTP Balitbangtan NTB

Pin It

Guna mensukseskan Gerakan Tanam (Gertam) cabai Nasional, BPTP Balitbangtan NTB terus melaksanakan koordinasi dengan Tim Penggerak PKK dan organisasi wanita lainnya serta SKPD terkait di Nusa Tenggara Barat. BPTP Balitbangtan NTB selain bertugas menyiapkan benih cabai dan pendampingan teknologi juga dituntut untuk memberikan contoh terbaik dalam penerapan gertam cabai tersebut, yaitu

dengan mengawali kegiatan penanaman cabe di halaman kantor BPTP Balitbangtan NTB pada Juma`at (10/02/2017) yang diikuti oleh seluruh pejabat dan staf. Acara dibuka secara resmi oleh .

Kepala BPTP Balitbangtan NTB Dr.  Ir. M. Saleh Mokhtar, MP dalam sambutannya menegaskan bahwa BPTP Balitbangtan NTB diberikan amanah oleh Kementerian Pertanian untuk menyiapkan bibit cabai sebanyak 500.000 batang yang difokuskan untuk mendukung gerakan tanam cabai di pekarangan yang terintegrasi unggas (Gertam Tancapgas)bagi setiap rumah tangga di NTB melalui kerjasama dengan TP PKK, IWAPI, LSM Wanita, KPPI dan wanita pengusaha Indonesia.

Lebih lanjut Saleh Mokhtar mengharapkan agar para penyuluh/peneliti yang bertanggung jawab dalam kegiatan Gertam cabai untuk membuat laporan harian terkait dengan kesiapan jumlah bibit dan proses distribusinya sehingga pada saat kunjungan Menteri Pertanian kita sudah menyiapkannya semua.

“Saya menganjurkan agar semua pegawai BPTP Balitbangtan NTB untuk menanam cabai di halaman rumahnya masing-masing minimal  20 batang, dan melaksanakan pelayanan eksternal dengan mendistribusikan bibit cabaikepada tetangganya”, demikan ditegaskan Saleh Mokhtar.

Semua karyawan BPTP Balitbangtan NTB melakukan tanam cabai dengan bibit cabai dan media tanam seperti kompos, pupuk biourine dan polybag yang merupakan hasil produksi dari kelompok tani binaan BPTP Balitbangtan NTB. Untuk memudahkan pengawasan, maka karyawan BPTP NTB dibagi dalam beberapa kelompok dan diberi tugas untuk mengawasi lingkungan pekarangan yang juga dibagi dalam beberapa blok.. (MF. Matenggomena)

Web Analytics