Berita

Peringatan Hari Pangan Sedunia Ke-36 Tahun 2016 Provinsi Nusa Tenggara Barat

Pin It

Hari Pangan Sedunia (HPS) ke-36 tahun 2016 Provinsi Nusa Tenggara Barat dengan tema “Membangun Kedaulatan Pangan Berkelanjutan di Era Perubahan Iklim”, diperingati di Kabupaten Sumbawa Barat (KSB) 20/11/2016. Puncak acara HPS tahun ini dirangkaikan dengan hari jadi ke 13 KSB, berlangsung di Halaman Kantor Bupati KSB dan dibuka secara resmi oleh Wakil Gubernur Nusa Tenggara Barat H. Muh. Amin, SH, MSi. Hadir pada kesempatan tersebut Menteri Tenaga Kerja M. Hanif Dakhiri, Bupati/Walikota serta Pejabat Dinas/Instansi terkait Provinsi dan Kabupaten/Kota se NTB. Wakil Gubernur NTB dalam sambutannya menyatakan bahwa Kabupaten Sumbawa Barat dalam usianya yang relatif muda mampu mencapai pertumbuhan ekonomi tertinggi di NTB, namun pada sisi lain mencatat laju inflasi tertinggi pula. Salah satu penyebab tingginya tingkat inflasi di KSB menurut Wagub adalah tingginya harga sejumlah kebutuhan pokok masyarakat karena sebagian besar kebutuhan pangan tersebut masih didatangkan dari luar daerah seperti sayur-mayur, sehingga memicu terjadinya gejolak harga. Menurut Wagub, arah kebijakan pembangunan KSB menuju mandiri pangan sudah mulai berkembang. Hal ini dapat dilihat dari penambahan luas tanam yang diikuti peningkatan hasil secara signifikan. Bahkan produksi sejumlah komoditas pertanian, seperti padi, jagung, kedelai dan sayur-sayuran mengalami peningkatan. Pada kesempatan tersebut Wagub meminta Pemda KSB agar tahun 2017 mendatang sudah tidak lagi mendatangkan pangan dari luar daerah, melainkan menyediakan kebutuhan pangan lokal secara mandiri.

Setelah acara pembukaan, Wagub NTB didampingi ibu Hj. Syamsiah M. Amin, Menteri Tenaga Kerja dan Bupati KSB meresmikan pembukaan pameran HPS-36 yang diikuti sekitar 20 stand dari Dinas/Instansi terkait Provinsi dan Kabupaten/Kota se NTB yang memamerkan aneka produk pangan lokal daerah masing-masing serta berbagai teknologi unggulan daerah yang terkait dengan pangan. Dalam kesempatan tersebut Wagub dan Bupati KSB melounching program perbenihan jagung Hibrida Bima 20 yang diberi nama IJS-KSB sekaligus memberikan hibah sebanyak 5 ton benih IJS KSB untuk pengembangan jagung di KSB yang diterima oleh 5 Kepala Desa mewakili petani KSB. Benih tersebut diproduksi oleh penangkar kerjasama dengan Dinas Kehutanan, Perkebunan dan Pertanian KSB di bawah bimbingan BPTP NTB dan BPSBTPH KSB.

Dalam rangkaian peringatan HPS ke-36 dan HUT ke 13 KSB, Wagub dan Bupati KSB meresmikan pencanangan Desa Seloto, Kecamatan Taliwang sebagai Desa Merica dan Rumah Pangan Lestari yang ditandai dengan penanaman merica di Halaman Masjid Desa Seloto. Wagub pada kesempatan tersebut meminta seluruh masyarakat memanfaatkan sumberdaya yang tersedia untuk memenuhi kebutuhan pangan secara mandiri. Ini adalah salah satu bentuk kesyukuran terutama ibu-ibu yang selalu lebih cermat dan rajin memelihara tanaman hingga menghasilkan (Mnz).

Web Analytics