Berita

Gelar Teknologi Tepat Guna (TTG) Tingkat Nasional XVIII Di NTB

Pin It

Gelar Teknologi Tepat Guna (TTG) Tingkat Nasional  XVIII tahun 2016 merupakan ajang pertemua para  penemu teknologi tepat guna (Inventor) sebagai kreasi pemuda Indonesia dalam mendukung  program pembangunan nasional. Gelar TTG dilaksanakan selama lima hari (22-26/11/2016)  di Islami Center Kota Mataram Nusa Tenggara Barat (NTB).

Menteri Pembangunan Desa Tertinggal dan Transmigrasi (PDT) Eko Putro Sanjodjo  membuka secara resmi acara gelar TTG pada  Rabu (23/11/2016). Peserta yang hadir sebanyak 3.905 orang terdiri dari Gubernur dan Bupati/Walikota  se-Indonesia, Dirjen Kementerian Desa PDT,  pengurus PKK se- Indonesia, Kepala Bappeda se-Indonesia,  Perwakilan Litbang Kementerian Pertanian, Kepala BPTP NTB, para penemu teknologi tepat guna, Camat  se-NTB, Direktur Bank BRI serta Kepala  kelurahan/Desa se-NTB.

Direktur Jenderal Pembangunan dan Pemberdayaan Masyarakat Desa (PPMD) Profesor Ahmad Erani Yustika melaporkan   bahwa acara  TTG merupakan kegiatan tahunan yang bertujuan untuk memasyarakatkan inovasi hasil teknologi tepat guna yang tersebar di seluruh daerah di Idonesia. Selain itu, TTG dapat dijadikan sebagai ajang promosi dan pertukaran informasi terkait pengembangan dan pemanfaatan teknologi tepat guna untuk kemajuan ekonomi masyarakat, khususnya masyarakat yang tinggal di desa

Gubernur NTB Dr. Zainul Majdi MA dalam sambutan berikutnya menyampaikan apresiasi terhadap teknologi tepat guna yang dihasilkan oleh para inventor karena hasil temuan akan dapat memberikan manfaat  bagi kepentingan masyarakat banyak seperti teknologi bidang pertanian, perikanan, kelautan dan pelayanan publik.

Gubernur juga menyampaikan bahwa pertemuan ini menjadi wadah bagi para inventor untuk saling berbagi pengalaman. Demikian pula dengan para penemu di NTB dapat menggali informasi agar teknologi di daerah lain agar dapat diadopsi oleh masyarakat NTB.

Sementara itu, Menteri PDT Eko Putro Sandjojo dalam sambutannya menekankan agar tiap daerah fokus pada sektor yang benar-benar memiliki potensi untuk dikembangkan dan dibutuhkan oleh masyarakat antara lain seperti pertanian, perikanan maupun parawisata. Disampaikan pula bahwa kemakmuran masyarakat dicapai melalui pengembangan sektor yang menfokuskan pada satu sektor contohnya sektor pertanian, komoditi pertanian harus memiiliki skala usaha besar dan terintegrasi secara vertikal mulai sarana produksi sampai pasca panen.

Gelar TTG dirangkai pula dengan pameran yang diikuti oleh Litbang Kementerian Pertanian yang menampilkan hasil inovasi teknologi pertanian.dan Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) sebanyak 295 stand dari seluruh provinsi di Indonesia,  (MF. Matenggomena).

Web Analytics