Berita

Workshop Komunikasi, Koordinasi, dan Diseminasi Inovasi Pertanian di Kabupaten Lombok Barat

Pin It

Beberapa komoditas strategis andalan NTB seperti padi, jagung, kedelai, sapi, bawang merah, cabai, dan tebu sangat berpeluang untuk ditingkatkan provitasnya untuk meningkatkan keuntungan bagi petani. salah satu hal yang dapat dilaksanakan dalam peningkatan provitas tersebut adalah dengan dukungan teknologi tepat guna spesifik lokasi.

Balai Pengkajian Teknologi Pertanian (BPTP) NTB  yang mempunyai tupoksi melaksanakan pengkajian, perakitan, pengembangan dan diseminasi teknologi pertanian tepat guna spesifik lokasi telah menghasilkan berbagai komponen dan paket teknologi mendukung pencapaian peningkatan produktivitas komoditas strategis  nasional.

Untuk  mendiseminasikan  teknologi spesifik lokasi yang telah dihasilkan tersebut BPTP NTB menyelengarakan workshop Peningkatan Komunikasi, Koordinasi dan Diseminasi, yang dilaksanakan di aula kantor Bapeluh Kabupaten Lombok Barat pada hari Selasa (18/10/2016) yang diikuti oleh 75 orang peserta yang terdiri dari penyuluh di tingkat Kabupaten, koordinator penyuluh dan penyuluh di BP3K, Badan Ketahanan Kabupaten Lombok Barat, Guru SMK Pertanian, Petani /peternak serta peneliti dan penyuluh dari BPTP NTB.

Kepala Bapeluh Kabupaten Lombok Barat Drs. H. Halawi Mustafa   dalam sambutannya dan sekaligus membuka acara Workshop  menyatakan sangat berterima kasih kepada Tim BPTP NTB yang telah melaksanakan workshop ini sehingga bisa menambah wawasan dan ilmu pengetahuan terutama bagi penyuluh dan petani di Kabupaten Lombok Barat. Lebih lanjut belaiau memaparkan beberapa kendala yang di hadapi di lapangan adalah masih rendahnya produktivitas dari petani, jumlah tenaga petani yang menerapkan inovasi teknologi masih sangat rendah serta aktivitas usaha tani yang masih belum mandiri. Oleh karena itu sangat diharapkan dengan adanya workshop ini semua permasalahan diatas setidaknya dapat diatasi.

Dalam Kesempatan yang sama Kepala BPTP NTB yang diwakili oleh Ir Achmad Muzani yang sekaligus sebagai penangung jawab kegiatan menyampaikan bahwa hasil-hasil pengkajian teknologi yang telah dihasilkan oleh Badanlitbang maupun oleh BPTP NTB yang sudah terbukti dapat meningkatkan produktifitas perlu disampaikan melalui  komunikasi, koordinasi dan didiseminasikan dengan melibatkan semua unsur terkait atau stakeholder yang berada di tingkat Kabupaten/Kota

Dalam acara workshop ini ada lima materi yang disampaikan terdiri dari tiga materi terkait kajian di bidang pertanian yaitu Teknologi Padi Jarwo Super yang disampaikan oleh Sabar Untung,SP,  Teknologi TABELA (Tanam Benih Langsung) yang disampaikan oleh Hiryana Windiani, Sp, M.Si, dan Teknologi Budidaya Kedelai oleh Ir. H. Zairin, M.Si. semenetara dua materi kajian tentang bidang peternakan disampaikan oleh Dr. Drh. Nurul Hilmiati, M.VS terkait dengan kajian teknologi pakan ternak berbasis legume pohon, semenetara materi tentang Ayam KUB disampaikan oleh  Totok B Julianto, SPt.

Dari pemaparan materi yang disampaikan oleh peneliti dan penyuluh BPTP NTB tersebut para peserta workshop memberikan umpan balik dengan memberikan berbagai pertanyaan dan  masukan tentang teknologi yang disampaikan. (Samsul Bahraen dan Nurul Agustini)

Web Analytics