Berita

Workshop Temu Teknis Dan Sikronisasi Mendukung UPSUS Di NTB

Pin It

Pemerintah sejak tahun 2015 melalui Kementerian Pertanian telah melaksanakan program Upaya Khusus (UPSUS) pencapaian swasembada pangan nasional untuk komoditas strategis antara lain padi, jagung, kedelai, bawang merah, cabai, sapid an tebu. Khusus untuk komoditas padi, upaya pencapaian swasembada ini atara lain dilaksanakan dengan menambah Luas Tambah Tanam (LTT)  di masing-masing daerah di NTB sehingga swasembada pangan dapat diwujudkan.

Untuk  memantapkan data, UPSUS   BPTP NTB  telah  melaksanakan workshop temu teknis dan sinkronisasi data LTT padi musim tanam (MT) Agustus – September  (ASEP) tahun 2016  mendukung Upsus Padi, Jagung, Kedelai (Pajale) di  NTB selama dua hari (27-28/9/2016) di Hotel Sahid Legi Kota Mataram. Peserta yang hadir sekitar 150 orang terdiri dari Kepala BPTP NTB, tim Upsus Kementerian Pertanian, perwakilan Dinas Pertanian dan Penyuluh se-NTB, peneliti,  penyuluh dan Liaison Officer UPSUS BPTP NTB.

Dalam sambutannya Kepala BPTP NTB Dr. Ir. M. Saleh Mokhtar, MP  mengungkapkan bahwa target LTT pada periode ASEP 2016 yaitu 160.335 ha, dan telah tercapai 136.240 ha atau sekitar 84,9% sehingga masih kekurangan sekitar 15%.

“Dalam waktu  2 hari lagi diharapkan kita terus mengoptimalkan kinerja dan merekam semua data yang belum masuk sebagai bahan laporan pada kesempatan pertemuan saat ini. Untuk mewujudkan realisasi LTT diperlukan kerjasama dan keikhlasan kita semua dalam bekerja”, demikain ditekankanSaleh Mokhtar

Lebih lanjut KepalaBPTP  NTB  menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan konsolidasi  untuk mengoptimalkan data  dalam sinkronisasi LTT padi MT ASEP 2016. Dalam kegiatan workshop tersebut, peserta juga dibekali dengan materi teknis tentang teknologi pertanian yang dihasilkan oleh BPTP NTB  antara lain  teknologi sistem tanam Jarwo Super,  bertanam  padi secara Tabela, dan teknologi budidaya Jagung Hibrida yang disampikan oleh  peneliti/penyuluh BPTP NTB.

Labih jauh Kepala BPTP  NTB  mengharapkan  melalui kegiatan ini akan didapatkan  umpan balik  dari peserta  sehingga terjadi komunikasi dua arah. Partisipasi dalam acara perlu dioptimalkan agar bisa mendapatkan manfaat.

Dari hasil sinkronisasi data LTT  Upsus Padi MT ASEP 2016  menunjukan bahwa capaian data Kabupaten Dompu 126,1%, Kota Bima 102,17% dan Sumbawa 102,35%  yang mana telah memenuhi realisasi yang telah di targetkan, sedangkan kabupaten lainnya masih di bawah target 100%. Pelaporan data tersebut dipandu oleh tim Upsus Kementerian Pertanian.

Sementara  itu  ketua panitia workshop Dr Awaludin Hipi dalam acara penutupan menggaris bawahi bahwa BPTP NTB telah banyak menghasilkan teknologi spesifik lokasi yang telah diterapkan oleh petani,  sebagai upaya untuk mewujudkan swasembada pangan. (MF Matenggomena)

Web Analytics