Berita

Open House Inovasi Teknologi Pertanian BPTP NTB

Pin It

Balai Pengkajian Teknologi Pertanian (BPTP NTB) merupakan lembaga pengkajian di bawah Badan Litbang Pertanian dimana salah satu fungsiya adalah melakukan pengkajian untuk menghasilkan teknologi pertanian spesifik lokasi dan mendesiminasikan inovasi-inovasi hasil-hasil pengkajian tersebut kepada masyarakat  khususnya petani/peternak di NTB. Untuk lebih menyebarluaskan informasi tentang inovasi teknologi pertanian tersebut maka BPTP NTB menyelenggarakan kegiatan Open House Inovasi Teknologi selama  2 hari (27-28/9 2016) dengan tema Peningkatan Produktivitas dan Daya Saing Komoditas Strategis dan Unggulan Nasional Melalui Penerapan Teknologi Spesifik Lokasi Badan Litbang Pertanian .

Pembukaan Open House dilaksanakan pada Selasa (27/9/2016) yang dibuka secara resmi oleh Wakil Gubernur NTB di halaman BPTP NTB. Acara pembukaan dihadiri oleh sekitar 800 orang terdiri dari Wakil Gubernur NTB, Muspida NTB, Kepala Balai Besar Pengkajian Teknologi Pertanian (BBP2TP) beserta staf, beberapa Kepala Balai Besar Penelitian komoditas dan Kepala BPTP beserta staf,  Kepala SKPD Rumpun Hijau tingkat provinsi NTB maupun tingkat kabupaten, , Kepala Cabang Dinas se- NTB, perwakilan BP3K se-NTB, dosen, mahasiswa, pelajar, penyuluh pertanian, Babinsa, pengusaha, LSM dan petani.

Kepala BPTP NTB Dr.Ir M.Saleh Mokhtar, MP dalam sambutan laporan penyelenggara menyampaikan bahwa kegiatan Open House merupakan ajang untuk memperkenalkan inovasi teknologi hasil pengkajian BPTP NTB agar dapat diterapkan secara meluas oleh masyarakat pada satu sisi, dan pada sisi yang lain sebagai masukan bagi Pemerintah daerah dalam menentukan arah kebijakan pembangunan pertanian di Nusa Tenggara Barat. Selanjutnya disampaikan bahwa Open House ini sekaligus merupakan kesempatan untuk mendapatkan umpan balik dari para pengguna dan stakeholder terhadap inovasi teknologi yang telah dihasilkan BPTP NTB. Adapun inovasi teknologi tersebut di kegiatan Open House ditampilkan dalam bentuk visitor plot aneka tanaman dan ternak, pemeran dan workshop serta temu teknis.

Lebih lanjut Saleh Mokhtar menggaris bawahi bahwa dalam kegiatan Open House, BPTP NTB menampilkan inovasi teknologi khususnya untuk tujuh komuditas strategis nasional yaitu padi, jagung, kedelai, bawang,  cabe, tebu dan sapi. Disamping itu ditampilkan juga teknologi ayam KUB, Taman Agro Inovasi, dan beberapa jenis tanaman di Kebun Benih Induk (KBI).

Sambutan selanjutnya disampikan oleh Kepala Badan Litbang Pertanian Kementan yang diwakilioleh Kepala  BBP2TP Dr. Haris Sahbudin menyampaikan bahwa  suatu negara akan maju jika mampu mengembangkan inovasi teknologi dengan dukungan regulasi dan kebijakan pemerintahnya.

Oleh karena itu, Haris menekankan bahwa peningkatan produktivitas dari satu komoditi hanya akan berhasil bila didukung oleh inovasi teknologi. Hanya saja diingatkan bahwa dalam pengembangan inovasi teknologi pertanian juga perlu memperhatikan kearifan lokal.

Wakil Gubernur NTB H.M. Amin dalam sambutannya mengatakan bahwa pertumbuhan ekonomi NTB sangat tinggi. Kontribusi pertumbuhan di bidang pertanian sekitar 23%, namun pertumbuhan ekonomi yang tinggi akan menjadi kendala jika masih terjadi inflasi terutama di sektor pertanian seperti beras, jagung, bawang, cabe. Untuk mengatasi hal tersebut pemerintah berupaya untuk menstabilkan harga dengan mealksanakn operasi pasar.

Wakil Gubernur NTB tersebut mengapresiasi pelaksanaan Open House dan mengharapkan peran BPTP NTB untuk meningkatkan produktivitas  pertanian melalui inovasi teknologi.  Wakil Gubernur selanjutnya membuka secara resmi kegiatan Open House Inovasi Teknologi Pertanian BPTP NTB dimana pada akhir acara berkenan untuk meninjau visitor plot dan peragaan beberapa inovasi teknologi hasil pengkajian BPTP NTB.  (MF. Matenggomena)

Web Analytics