Berita

Temu Lapang Pengenalan Varietas Padi Inbrida di Lombok Tengah

Pin It

Salah satu teknologi untuk meningkatkan produktivitas padi adalah penggunaan Varietas Unggul Baru (VUB). Agar VUB padi dapat diadopsi oleh petani maka perlu melakukan diseminasi melalui kegiatan penyuluhan atau demontrasi plot beberapa VUB spesifik lokasi.

Untuk meningkatkan produktivitas padi Balai Pengawas dan Sertifikasi Benih Tanaman Pangan dan Holtikultura (BPSBTPH) NTB melaksanakan temu lapang pengenalan VUB padi Inbrida pada kamis (28/7/2008) di Desa Arjangka Kecamatan Pringgarata Kabupaten Lombok Tengah. Acara dihadiri 50 orang peserta terdiri dari Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Lombok Tengah, Kepala BPSBTPH, Kepala BPTP NTB, penanggung jawab OPT Kecamatan Pringgarata, Perwakilan UPTD Pertanian Pringgarata, Kepala Desa Arjangka, petani Desa Arjangka, penangkar sekitar Kecamatan Pringgarata, dan Penyuluh Pertanian Kecamatan Pringgarata.

Kepala BPSPTPH Wardi SP dalam pengantarnya menjelaskan bahwa tujuan  temu lapang untuk memperkenalkan beberapa VUB  padi Inbrida  dan karakter morfologinya agar menjadi pilihan bagi petani.

Adapun VUB padi Inbrida yang diperkenalkan dalam temu lapang terdiri dari Inpari 1, Inpari 7 Lanrang, Inpari 10 Laeya, Inpari 16 Pasundan, Inpari 19, Inpari 22, Inpari 30, Inpri 31, Inpari 32, dan Inpari 33. Luas lahan untuk melakukan demplot 0,20 hektar dan penanaman telah dilaksanakan pada tanggal  30 April 2016.

Lebih lanjut Wardi menuturkan bagi masyarakat yang akan memproduksi benih  VUB padi yang berlabel harus memperhatikan beberapa  prosedur yaitu melakukan permohonan sertifikasi, pemeriksaan pendahuluan oleh petugas BPSPTPH, pemeriksaan fase vegetatif umur 30 hari, pengawasan pada saat panen, pengawasan pada saat prosesing, pemeriksaan benih dilakukan di laboratorium, selnjutnya benih yang dinyatakan bermutu dari laboratorium akan mendapatkan sertifikat dan kemudian dikeluarkan label benih.

Sementara itu Kepala Bidang Bina Usaha mewakili Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Lombok Tengah Salim SP menegaskan agar petugas melakukan pengawasan benih secara intensif sehingga terjaga benih padi yang bermutu karena banyak keluhan petani tentang benih padi yang tumbuh tidak merata.

Dalam kesempatan yang sama Kepala BPTP NTB yang diwakilkan oleh Sabar Untung SP mengungkapkan bahwa BPTP NTB terus melakukakan diseminasi VUB padi menggunakan teknologi budidaya spesifik lokasi. Adapun padi Inbrida yang disebarkan oleh Badan Litbang Kementerin Pertanian sebanyak 40 Varitas Unggul Baru padi, masing-masing varietas tersebut memiliki keunggulan.

Acara temu lapang dilanjutkan dengan diskusi, beberapa pertanyaan dari peserta dalam acara diskusi antara lain permasalahan pupuk, keunggulan masing-masing varietas Inpari, pelaksanaan demplot dan proses sertifikasi benih. Setiap pertanyaan dapat dijawab oleh nara sumber dengan baik (MF. Mtenggomena)

Web Analytics