Berita

Training of Trainers (TOT) Pengelolaan Tanaman Terpadu Bawang Merah di Kabupaten Bima

Pin It

Kabupaten Bima, Nusa Tenggara Barat sebagai salah satu sentra bawang merah di Indonesia pada tahun 2016 mengembangkan kawasan baru pengembangan bawang merah. Untuk suksesnya program tersebut perlu dukungan inovasi dan pendampingan teknologi pengelolaan tanaman terpadu (PTT) bawang merah. Langkah awal dukungan yang dilakukan oleh Pusat Penelitian dan Pengembangan Tanaman Hortikultura, Badan Litbang Pertanian adalah melaksanakan Training of Trainers (TOT) yang bertujuan untuk membekali pengetahuan dan keterampilan petani andalan dan petugas lapangan (PPL dan POPT) tentang inovasi teknologi budidaya bawang merah yang dihasilkan oleh Balai Penelitian Tanaman Sayuran (Balitsa). TOT difasilitasi oleh Balai Pengkajian Teknologi Pertanian (BPTP)  Nusa Tenggara Barat selaku  institusi yang bertanggung jawab untuk penyebaran hasil-hasil pengkajian teknologi pertanian/diseminasi teknologi pertanian di daerah dan Badan Pelaksana Penyuluhan, Pertanian, Perikanan dan kehutanan (BP4K) Kabupaten Bima,

TOT PTT bawang merah di Kabupaten Bima dilaksanakan pada hari Kamis dan Jumat (21 s/d 22 Juli 2016) di Aula BP4K Kabupaten Bima.yang diikuti oleh 30 orang peserta berasal dari daerah pengembangan bawang merah di Kabupaten Bima, dan peneliti dan penyuluh dari BPTP Nusa Tenggara Barat.  Acara TOT bawang merah ini   dibuka oleh Kepala BP4K Kabupaten Bima, Ir. Abdollah. Adapun narasumber pada kegiatan TOT ini adalah Dr. Tonny K Moekasan dan Laksminiwati Prabaningrum dari Balitsa.

Pelatihan dilakukan dengan metode pendidikan orang dewasa yang disampaikan dengan cara tatap muka dengan narasumber, diskusi dan praktek. Praktek pengamatan dan identifikasi OPT dilakukan pada pertanaman bawang merah di lokasi demplot BPTP NTB di Desa Risa, Kecamatan Woha, Kabupaten Bima. Hasil evaluasi dengan membandingkan skor tes awal dan tes akhir menunjukkan pengetahuan dan keterampilan peserta TOT PTT bawang merah meningkat sebesar 41,36% serta kemampuan memahami setiap materi yang diberikan meningkat sebesar 33,98%.  (Muji Rahayu & Baiq Nurul)

Web Analytics