Berita

Sosialisasi Penanaman Padi Sistem Jajar Legowo Di BP3K Gerung Kabupaten Lombok Barat

Pin It

Program  Upaya khusus mendukung swasembada pangan oleh Kementerian Pertanian antara lain adalah dengan meningkatkan produksi  tanaman padi, jagung dan kedelai (Pajale). Peningkatan produksi tanaman pangan salah satunya dapat dilakukan dengan penerapan beberapa teknologi termasuk sistem tanam jajar legowo.

Untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan penyuluh pertanian di lapangan, Balai Pengkajian Teknologi Pertanian (BPTP) NTB  melaksanakan sosialisasi teknologi sitem tanam padi jajar legowo di Balai Pelaksana Penyuluhan Pertanian  Kecamamatan Gerung Kabupaten Lombok Barat pada Senin (30/5/2016). Hadir dalam kegiatan tersebut 40 orang peserta terdiri dari Kepala BP3K, Kepala UPTD Pertanian dan PPL Kecamatan Gerung, Penyuluh BPTP NTB, serta tim regu tanam.

Penyuluh senior BPTP NTB Lalu Wirajaswadi, M.Ed menjelaskan pengertian  jajar legowo adalah penataan tanaman padi dengan mengatur jarak tanam sedemikian rupa sehingga mendapatkan populasi yang optimal dan jumlah tanaman yang mendapatkan efek pinggir lebih banyak.

Lebih lanjut Wirajaswadi mengungkapkan dengan adanya efek pinggir, tingkat produktivitas tanaman lebih tinggi dibandingkan dengan  tanaman di tengah, hal  ini  disebabkan adanya ruang yang kosong.

Tiupan angin akan mengalami trubulensi di daerah kosong sehingga suplai CO2 meningkat. Peningkatan CO2 akan menyebabkan produksi tepung di dalam malai padi bertambah .”Untuk itu kita berupaya meningkatkan hasil padi melalui teknologi sistem tanam padi jajar legowo dengan memperbanyak  efek pinggir”, demikian disampaikan Wirajaswadi.

Lebih jauh Wirajaswadi menjelaskan penerapan jajar legowo  yang dianjurkan oleh BPTP NTB adalah jajar legowo  2 : 1 dan  4 :1. Untuk mendukung peningkatan hasil padi melalui jajar  legowo, diperlukan juga penggunaan komponen teknologi PTT antara lain pemilihan varietas unggul padi, pengolahan lahan dan pengendalian hama penyakit. (MF. Matenggomena dan Nurul Agustini)

Web Analytics