Berita

Gerakan Panen Padi Serentak Di NTB

Pin It

Upaya khusus (UPSUS) padi jagung kedelai di NTB mengalami peningkatan produksi dengan baik, sehingga NTB menjadi salah satu dari 7 Provinsi di Indonesia yang dipilih untuk melaksanakan gerakan panen padi serentak bersama Menteri Pertanian, yang kegiatannya dipusatkan di Kabupaten Cilacap Jawa Tengah.

Panen padi serentak di NTB dilaksanakan di Desa Batu Kumbung Kecamatan Lingsar Kabupten Lombok Barat pada Senin (29/02/2016). Lahan sawah yang dipanen sekitar 10 ha. Hadir dalam  acara panen yaitu; Gubernur  NTB, Direktorat Jendral Tanaman Pangan Kementerian Pertanian, Sekda Lombok Barat Direktur Serelia Kementerian Pertanian, Kasdam IX Udayana, Danrem 162 Wirabhakti, Kodim Lombok Barat,  SKPD terkait NTB, SKPD terkait Lombok Barat, Kepala Bulog NTB, BPTP NTB, dan perwakilan Kelompok Tani di Lombok Barat. Jumlah peserta yang hadir sekitar 120 orang.

Dalam kesempatan tersebut Gubernur NTB Dr, H. Zainul Majdi MA melakukan Panen perdana secara simbolis bersama Kasdam IX Udaya, dan Danrem 162 Wirabhakti  menggunakan mesin Combine Harvester.

Dalam pengantarnya Sekda Kabupaten Lombok Barat H. Moch. Taufiq, M.Sc  melaporkan bahwa kegiatan usaha tani di Lombok Barat masih terkendala antara lain oleh penggunaan benih yang tidak bermutu, penyaluran pupuk yang tidak merata, harga yang tidak stabil dan infrastruktur pertanian yang kurang memadai. Maka untuk mengantisipasi hal tersebut perlu dilakukan Gerakan Penerapan Pengelolaan Tanaman Terpadu (GP-PTT) untuk meningkatkan dan mempertahankan produktivitas padi, melakukan pendampingan dan pengawalan, serta memperbaiki saluran irigasi.

Sementara Kasdam IX Udayana Brigjen TNI I Made Sumantra, S.H mengungkapkan bahwa NTB membunyai sumber air dan ketersediaan pangan yang cukup untuk memenuhi kebutuhan masyarakat NTB sehingga tidak perlu lagi menerima beras impor. Para tentara di lapangan terus memotivasi para petani dengan melakukan pendampingan dan pengawasan dengan baik agar program swasembada pangan dapat terwujud.

Dalam Kesempatan yang sama Direktur Serelia Dr. Ir. Nandang Sunandar, MP Dirjen Tanaman Pangan Kementerian Pertanian  mengapresiasi keberhasilan NTB mencapai target UPSUS sehingga Kementerian Pertanian menjadikan NTB  salah satu dari 7 Provinsi  untuk melakukan panen serentak bersama Menteri Pertanian, Ketujuh provinsi meliputi Jawa Tengah, Jawa Timur, Sumatera Utara, Sumatera Selatan, Nusa Tenggara Barat, Kalimantan Selatan dan Sulawesi Selatan.

Lebih lanjut Nandang Sunandar membacakan sambutan Menteri Pertanian Amran Sulaiman bahwa panen serentak ini menunjukan bahwa pemerintah telah berhasil melaksanakan kegiatan upsus berkat berbagai program yang telah dilakukan oleh Kementerian Pertanian. Prediksi produksi gabah pada periode panen raya Maret, menurut mentan mencapai 12,8 juta ton gabah kering giling (GKG) setara dengan 7,9 juta ton beras. Jumlah itu diperoleh dari luas panen 2,4 juta hektare dan cukup untuk memenuhi kebutuhan konsumsi beras penduduk sekitar 2,6 juta ton per bulan.

Sementara Gubernur NTB dalam sambutannya menyampaikan panen raya ini menunjukan ikhtiar petani kita telah berhasil, sehingga  perangkat pemerintah harus bekerja untuk melayani masayarakat  agar dapat meningkatkan kesejahteraannya,. Selain itu disampaikan bahwa NTB siap menopang ketahanan pangan nasional tidak ada alasan buat masyarkat NTB untuk mengkonsumsi beras dari negara lain karena stok beras  di NTB sudah terpenuhi. (M.F. Matenggomena,Nurul Agustini)

Web Analytics