Berita

Workshop Konsolodasi Laporan Keuangan Kementerian Pertanian 2015 di NTB

Pin It

Balai Pengkajian Teknologi Pertanian NTB merupakan Unit Pelayanan Teknis Badan Litbang Kementerian Pertanian, Sebagai lembaga pemerintah yang mengelola keuangan pemerintah, setiap tahun BPTP NTB terus memantapkan laporan keuangan yang lebih berkualitas dan akuntabel.

Untuk menunjang laporan keuangan yang akuntabel,  BPTP NTB mengadakan acara workshop konsolidasi laporan keuangan Unit Akutansi Pembantu Penggana  Anggaran Balai atau Wilayah Provinsi NTB (UAPPA/B-W) satuan kerja (Satker) lingkup pertanian. Kegiatan dilaksanakan selama tiga hari (18-20/01/2016) di Hotel  Golden Palace Kota Mataram dengan tema “Sukseskan Laporan Keuangan Berbasis Akrual Kementan dengan kualitas terbaik “. Peserta yang hadir sekitar 50 orang yang berasal dari operator Sistem Akutansi Instansi Berbasis Akrual (SAIBA) dan Sistem Informasi Manajamen dan Akutansi Barang Milik Negara (SIMAK BMN) Satker Lingkup Pertanian se-NTB, verifikator SAIBA dan SIMAK BMN Tingkat Pusat, dan tim Reviu Inpektorat Jendral Kementerian Pertanian,

Acara dibuka secara resmi oleh PLT Kepala BPTP NTB Ir. A.A.N. Bagus Kamandalu, MS. Dalam pengantarnya Bagus Kamandalu menegaskan bahwa laporan keuangan yang berkualitas akan mempengaruhi kinerja Kementerian Pertanian sehingga saat ini mendapatkan penilaian wajar tanpa pengecualian (WTP). Karena itu Bagus Kamandalu menekankan agar mempertahankan capaian tersebut dengan bekerja keras, teliti dan sabar.

Dalam kesempatan yang sama Sekretaris Jendral Kementerian Pertanian Ir. Hari Priyono, MSi memberikan kata sambutan yang dibacakan oleh Kepala Bagian Keuangan dan Perlengkapan Badan Pengembangan dan Penyuluhan SDM Pertanian (BPPSDMP) Kementan Ir. Widiyati, M.Sc  yang menjelaskan berbagai upaya yang dilakukan kementerian pertanian dalam menghadapi penerapan akutansi berbasis akrual, mulai dari penyiapan anggaran, penyusunan regulasi, peningkatan kapasitas SDM, namun masih ada kendala dalam menerapkan akutansi berbasis akrual yang dapat menghambat pencapaian opini terbaik dari BPK-RI.

“Dalam rangka mempertahankan kualitas laporan keungan Kementan tahun 2015 dilakukan peningkatan kualitas workshop konsolidasi penyusunan laporan keuangan yang dikukung penuh oleh Irjen Kementan dengan mengutus auditornya untuk melakukan reviu”, demikian ditegaskan Sekjen. (M.F. Matenggomena)

Web Analytics