Berita

Workshop Analisis Kebijakan Di BPTP NTB

Pin It

Dalam rangka penyebarluasan hasil kajian BPTP NTB mengenai analisis kebijakan alat dan mesin pertanian (traktor dan thresher), maka diselenggarakan workshop dengan tema “Rekomendasi Kebijakan Bantuan Traktor Tangan dan Thresher ke Kelompok Tani di Nusa Tenggara Barat” pada hari Senin (14/12/15) di Aula BPTP NTB. Kegiatan ini dihadiri oleh sekitar 12 orang peserta yang merupakan perwakilan dari beberapa SKPD, yaitu Dinas Pertanian TPH Provinsi Nusa Tenggara Barat, Dinas Pertanian Kota Mataram, Badan Pelaksana Penyuluhan Pertanian, Perikanan Dan Kehutanan (BP4K) Kab. Lombok Barat dan Kab. Lombok Timur.

Materi yang disampaikan dalam acara ini merupakan hasil kajian BPTP NTB dalam kegiatan analisis kebijakan bantuan alsintan traktor tangan dan thresher. I Putu Cakra Putra A, SP, MMA sebagai penangungjawab kegiatan memaparkan beberapa rekomendasi kebijakan terkait bantuan alsintan traktor tangan dan thresher, di antaranya adalah perlu meningkatkan kemampuan sumber daya manusia mulai dari pengelola sampai dengan operator, membuat suatu organisasi khusus untuk memperbaiki alsintan traktor, pemberian materi mekanisasi alat kepada penyuluh, dan lain-lain.

Setelah pemaparan hasil pengkajian, acara dilanjutkan dengan diskusi membahas kendala yang menghambat program bantuan alsintan traktor tangan dan thresher untuk kemudian mencari solusi terkait masalah tersebut. Berdasarkan hasil diskusi, masalah yang umum dihadapi dalam program bantuan alsintan traktor tangan dan thresher di antaranya adalah tidak sesuainya spesifikasi alat dengan kondisi lahan atau kebutuhan petani dan kurangnya pendampingan terkait operasional alat. Dalam kesempatan tersebut perwakilan dari Dinas Pertanian Provinsi NTB menjelaskan bahwa permintaan spesifikasi alat yang sesuai kondisi lahan atau kebutuhan petani sulit dipenuhi karena tidak dapat diakomodir oleh pihak produsen atau pabrik. Adapun masalah operasional alat dapat diatasi dengan cara mengadakan pelatihan operasional alat untuk meningkatkan kemampuan operator dalam mengoperasikan dan memelihara alat.

Acara workshop diikuti secara antusias oleh peserta yang hadir, terutama pada saat sesi diskusi. Selain berbagi informasi, para peserta juga menyampaikan harapannya terkait program bantuan alsintan, di antaranya adalah adanya kegiatan monitoring dan evalusi terhadap efektivitas alsintan bantuan di NTB. Diharapkan, hasil pengkajian BPTP NTB mengenai analisis kebijakan alsintan ini dapat menjadi masukan bagi pemegang kebijakan di NTB terkait alat dan mesin bantuan di bidang pertanian. (Ai Rosah Aisah & Sylvia K. Utami)

Web Analytics