Berita

Workshop Percepatan Diseminasi Mendorong Pengembangan Bioindustri Pertanian Di Kota Mataram

Pin It

Balai Pengkajian Teknologi Pertanian (BPTP) mempunyai tugas melaksanakan pengkajian, perakitan dan pengembangan teknologi pertanian tepat guna spesifik lokasi, dan salah satu . tugas dan fungsi tersebut yaitu melaksanakan pengkajian, penelitian yang selanjutnya dibarengi dengan peran diseminasi sebagai peran transformasi tekhnologi ke masyarakat. Untuk  mengimplementasikannya dilakukan workshop di 6 kabupaten /kota se Nusa Tenggara Bara

Workshop dengan tema “Percepatan Diseminasi Mendorong Pengembangan Bioindustri Pertanian Di Nusa Tenggara Barat yang diadakan oleh BPTP NTB bekerjasama dengan  Badan Pelaksana Penyuluhan Pertanian, Perikanan dan Kehutanan (BP4K) Kota Mataram diadakan pada hari Kamis  (01/10/2015) yang dihadiri oleh  50 orang peserta

Dalam  sambutannya Ir A.Muzani  selaku wakil dari Plt Kepala Balai menyatakan bahwa “Tidak ada artinya teknologi apapun jika tidak disampaikan pada pengguna atau pelaku utama” Workshop ini merupakan yang kedua dilaksanakan oleh BPTP NTB dimana pertama dilaksanakan di Kab. Lombok Tengah. Peserta workshop dihadiri oleh elemen BP3K Kota Mataram, BAPPEDA Kota Mataram, Penyuluh Swadaya yang berada di Kota Mataram, Dinas Pertanian Kota Mataram serta dari BAPELUH Kota Mataram. Dalam kesempatan yang sama Muzani juga mengatakan bahwa seharusnya dimana ada pengkajian disitu dengan sendirinya terjadi proses diseminasi yang menuntut keterlibatan penyuluh secara partisipatif. Salah satu metode yang menuntun jalannya penyuluhan pada saat ini adalah metode SDMC yaitu Spectrum Diseminasi Multi Chanel dimana diseminasi bisa atau dapat dilakukan dengan multi atu aneka cara diantaranya meliputi Peragaan yang dapat diimplementasikan dengan kegiatan demplot, diseminasi melalui media  cetak, elektronik, leaflet, liptan dan sebagainya., serta melakukan pertemuan sebagai rangkuman dari hasil diseminasi yang berupa workshop seperti yang kita lakukan saat ini.  Muzani juga mengharapkan adanya keterlibatan yang serius dari pemerintah daerah dalam hal ini diwakili oleh BAPPEDA kota mataram agar kegiatan gelar teknologi percepatan diseminasi di masukan dalam anggaran 2016 sehingga setiap BP3K di tiap kecematan dapat melakukan kegiatan demplot.

Dalam membuka acara workshop  Tri Utami,SP yang merupakan Kabid Penyelenggara Penyuluhan BAPELUH Kota mataram yang mewakili Kepala BAPELUH Kota Mataram menyampaikan  ucapan terimakasih yang paling dalam atas workshop yang telah dilakukan oleh BPTP NTB bekerjasama dengan BAPELUH Kota Mataram beliau mengharapkan dengan adanya workshop ini dapat membuka mata bagi para penyuluh terutama untuk melaksanakan demplot yang berupa hasil  rekomendasi pemupukan melalui metode petak omisi. Kegiatan ini juga merupakan salah satu wujud nyata untuk kita  bersama-sama mensukseskan program dari pemerintah  yaitu UPSUS PAJALE (Padi,Jagung dan Kedelai) dengan satu tujuan yang sama yaitu peningkatan produktifitas sehingga tercapai swasembada PAJALE 2017.

Materi yang menjadi inti dari workshop ini adalah  “Penetapan Kebutuhan Pupuk Dengan Petak Omisi” . Narasumber dari BPTP NTB Bapak Lalu Wirajaswadi MEd dengan tidak bosan-bosanya mengatakan bahwa petak omisi adalah salah satu metode rekomendasi pemupukan dengan biaya sedikit, mudah dan akurat kenapa akurat, karena selama tim dari BPTP NTB melakukan uji coba di beberapa BP3K di NTB belum ditemukan kelemahan dari metode ini. Oleh karena itu  Lalu. Wirajaswadi menyarankan agar semua penyuluh baik di tingkat Kabupaten maupun Kecamatan mau dan ingin mempelajari metode tersebut. “Saya siap kapan saja untuk membantu asal bersurat secara resmi ke BPTP NTB” ungkapnya. Rekomendasi pemupukan selama ini selalu sama tidak memperhatikan kondisi wilayah tertentu. Peserta yang sebagaian besar dari penyuluh BP3K se Kota Mataram sangat antusias memperhatikan materi yang disampaikan ini dibuktikan dengan diskusi yang cukup hangat dari para peserta.

Diakhir acara  Achmad  Muzani  mengharapkan kepada BAPPEDA Kota Mataram untuk kesediaanya terlibat dalam kegiatan proses percepatan diseminasi ini terutama bias menganggarkan untuk pelaksanaan petak omisi di setiap BP3K se Kota Mataram hal ini juga ikut disampaikan olehTri Utami selaku tuan rumah pelaksanaan Workshop.

Web Analytics