Berita

Gelar Teknologi Dan Temu Wicara Di BP3K Kecamatan Kuripan,Kabupaten Lombok Barat

Pin It

Salah satu misi Balai Pengkajian Teknologi Pertanian (BPTP) NTB adalah meningkatkan efisiensi dan efektivitas percepatan diseminasi inovasi pertanian kepada para pengguna serta meningkatkan penjaringan umpan balik inovasi pertanian dan juga mengembangkan kapasitas dan akuntabilitas BPTP NTB untuk menghasilkan inovasi pertanian bermutu, memberikan pelayanan-pelayanan prima kepada pengguna atau petani, Dalam rangka melaksanakan misi tersebut, BPTP NTB melakukan gelar teknologi dan temu wicara pada hari Senin, 02/08/2015  bertempat di halaman kantor BP3K Kecamatan Kuripan Kabupaten Lombok Barat.

Acara gelar teknologi dan temu wicara tersebut dipimpin langsung oleh kepala BPTP NTB  Dr. Ir. Dwi Praptomo S, MS. Acara ini dihadiri oleh SKPD Lombok Barat, sejumlah Penyuluh wilayah Kabupaten Lombok Barat, Babinsa, perwakilan petani dan kelompok tani.

Pada acara gelar teknologi , ada 3 teknologi yang menjadi pokok pembahasan yaitu penanaman padi dengan sistem jajar legowo (Jarwo), penggunaan bagan warna daun untuk menentukan dosis pupuk, dan penetapan rekomendasi pupuk spesifik lokasi dengan petak omisi. Ketiga poin pembahasan ini disampaikan oleh peneliti dari BPTP NTB  Lalu Wirajaswadi, M.Ed. Beliau menekankan pada penerapan petak omisi untuk rekomendasi pupuk spesifik lokasi hendaknya dikuasai dengan baik oleh penyuluh sebagai pendamping petani, karena teknologi tersebut sangat bermanfaat dan mudah untuk dilakukan. Setelah penjelasan secara teknis tentang teknologi tersebut, peserta temu wicara  menyaksikan acara panen padi bersama pada sawah  lahan milik BP3K Kecamatan Kuripan.

Panen padi secara simbolik dilakukan oleh Kepala BPTP NTB, Kepala Disperta NTB, Kepala Sekertariat Bakorluh NTB, Kepala Badan Ketahanan Pangan NTB, Kepala Dipertanak Kab. Lombok Barat, Kepala Bappeluh Kab. Lombok Barat, Camat Kuripan, dan Danramil Lombok Barat. Padi yang dipanen merupakan hasil penerapan 3 teknologi BPTP NTB  yaitu system tanam Jarwo, bagan warna daun dan petak omisi, dimana BPTP NTB bekerjasama dengan BP3K Kecamatan Kuripan dalam melakukan penanaman, perawatan dan pengamatan tanaman padi tersebut.

Peserta yang hadir dalam acara tersebut sangat antusias dalam mendengar dan memberi tanggapan terhadap apa yang disampaikan. Mereka mengharapkan kegiatan gelar teknologi dan kerjasama seperti ini, tidak hanya dilakukan di BP3K Kecamatan Kuripan, namun juga bisa dilakukan di tempat lain yang ada di Kabupaten Lombok Barat. Mengakhiri acara, Dr. Ir. Dwi Praptomo S, MS menyampaiakan akan terus memperluas kerjasama dengan para pengguna dan stakeholder terkait guna mengembangkan teknologi dan mempercepat difusi inovasi yang dihasilkan oleh BPTP NTB.(Rahmatullaila)

Web Analytics