Berita

Halal Bi Halal Keluarga Besar Balai Pengkajian Teknologi Pertanian (BPTP) NTB

Pin It

Setelah melaksanakan Ibadah puasa sebulan penuh di bulan Ramadan, umat Islam telah melaksanakan Hari Raya Idhul Fitri 1436 H yang merupakan hari kemenangan  bagi kaum muslimin.  Sebagai rangkaian dari perayaan Hari Raya Idul Fitri, setiap tahun  Balai Pengkajian Teknologi Pertanian (BPTP) NTB mengadakan acara Halal Bi Halal

Tradisi Halal Bi Halal ini merupakan ajang silaturahmi keluarga besar BPTP NTB, baik yang masih aktif, sudah purnabakti maupun yang sudah pindah ke instansi lain. Acara Halal Bi Halal tahun ini dilaksanakan pada Kamis, 30/7/2015 di halaman BPTP NTB. Turut hadir dalam acara tersebut Kepala BPTP NTB, Rektor Universitas 45, Kapolres Narmada, Kepala Desa peresak, tokoh masyarakat sekitar BPTP NTB, pensiunan BPTP NTB, dan seluruh karyawan/karyawati BPTP NTB.

Dalam sambutannya Kepala BPTP NTB, Dr. Ir. Dwi Praptomo S, MS.  mengungkapkan bahwa acara halal bi halal merupakan tradisi BPTP NTB yang dilaksanakan setiap tahun untuk meningkatkan silaturahmi antara karyawan BPTP NTB yang masih aktif maupun yang sudah memasuki masa purna bakti.

Lebih lanjut Dwi Parptomo mengucapkan “permohonan maaf lahir dan bathin”, jika selama 9 tahun memimpin BPTP NTB ada perkataan dan perbuatan yang tidak berkenan di hati semua karyawan BPTP NTB, karena sebagai manusia biasa kita tidak lepas dari kesalahan.” Semoga setelah acara ini, kita kembali bertugas dengan dengan penuh semangat,” demikian harapan Dwi Praptomo

Sementara itu Tuan Guru H. Muhammad Yusi Adnan BA dalam ceramahnya menjelaskan tentang pentingnya saling bersilaturahmi karena Rasullullah SAW bersabda “ketika dua orang umatku bertemu dan saling berjabat tangan, maka gugurlah dosanya”.

Dalam siraman rohani tersebut, Tuan Guru juga menasehati agar tersenyum jika saling bertemu karena senyuman itu adalah sedekah yang akan membuat orang senang melihatnya. Diingatkan pula untuk mengunakan bahasa yang santun sehingga orang yang mendengarkan merasa dihargai. Dan nasihat terakhir adalah bertemulah dengan hati yang bersih jauh dari perasaan amarah.

Acara Halal bi Halal diakahiri dengan saling berjabat tangan bermaaf-maafan dimana semua hadirin berbaur dalam satu keluarga besar. (M. F. Matenggomena)

Web Analytics